Polisi Temukan Tempat Sembunyikan Truk Curian

Lokasi berupa bengkel dijadikan tempat menyembunyikan truk hasil perampokan, pencurian, dan sebagainya.

Polisi Temukan Tempat Sembunyikan Truk Curian
Panji Bhaskara Ramadhan
Ilustrasi bangkai truk. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Aparat Polresta Depok menemukan lokasi yang diduga atau dicurigai sebagai tempat penyimpanan truk hasil kejahatan atau hasil curian di Jalan Cempedak, Pasir Putih, Sawangan, Depok, Jumat (9/10/2015).

Diduga, pula di tempat ini penadahan truk hasil curian disimpan.

Pantauan Warta Kota, sedikitnya ada 14 truk di lokasi lahan seluas sekitar satu hektar yang berupa tanah lapang dengan tanah merah dan sebagian masih rawa ini.

Sebagian besar truk yang ada tak terawat dan berkarat.

Beberapa truk lainnya sudah dipreteli di beberapa bagian.

Di lokasi, polisi tidak menemukan siapapun yang ada di sana dan tidak menangkap orang yang diduga menadah truk di sana.

Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho menuturkan dari sejumlah truk yang masih ada plat nomor dan nomor rangkanya, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian wilayah lain untuk melihat apakah truk yang ada di sana merupakan hasil kejahatan atau tidak.

"Kami masih penjajakan saat ke sana. Tidak ada tersangka yang kita amankan dari lokasi ini. Ini baru sebatas dugaan saja," kata Teguh.

Walau pun begitu, aparat Polresta Depok memasang garis polisi di sekitar lokasi dan di sejumlah truk yang mangkrak.

"Kita juga masih minta keterangan warga sekitar dan beberapa saksi lainnya," kata dia.

Robin, warga sekitar, menuturkan, setahunya, lokasi itu dulunya adalah bengkel sekaligus tempat mangkal para sopir truk dari pantura dan lainnya.

"Tapi, sekarang, saya gak tahu lagi, karena di sana sudah sepi," katanya.

Rahmanto warga lainnya mengatakan saat bengkel masih beroperasu banyak truk dimasukkan ke dalam bengkel oleh orang-orang yang bergantian dan tak dikenali warga. 

"Tapi, warga sini gak tahu itu bengkel punya siapa. Orangnya juga gak pernah bergaul dengan orang-orang di sini. Tapi, memang sudah sekitar dua tahun banyak bangkai truk di sini," kata Rahmanto.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved