Siaga Banjir, BMKG Prediksi Puncak Musim Hujan di Jabodetabek

BMKG memprediksi, puncak musim hujan untuk kawasan Jabodetabek, akhir Februari 2016.

Warta Kota/Soewidia Henaldi
Sebuah angkutan kota jurusan Citeureup-Pasar Anyar nopol F 1987 AJ tertimpa tiang lampu jalan di Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/10/2015) pukul 16.39 WIB. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- Kepala Badan Metorologi, Klimatologo, Geofisika (BMKG), Dr Andi Eka Sakya mengatakan, BMKG memprediksi, puncak musim hujan untuk kawasan Jabodetabek, akhir Februari 2016.

"Hingga awal November 2015 saja, untuk Jabodetabek masih memasuki musim kemarau. Sementara puncak musim hujan antara di bulan Januari atau akhir Februari 2016. Jadi sekarang-sekarang ini belum masuk musim hujan," kata Andi, saat dihubungi di Jakarta, Kamis (8/10/2015).

Menurut dia, hujan yang sempat melanda kawasan Jabodetabek kemarin, Rabu (7/10/2015), hanyalah pancaroba.

"Jadi begini, apabila saat-saat ini hujan, itu hanya sporadis saja. Intinya belum masuk musim hujan. Masih masuk musim kemarau kok," katanya.

Ia mengaku, musim pancaroba akan masuk pada awal November 2015.

"Untuk Jabodetabek di bulan November 2015, masih transisi pancaroba, pertengahan November merupakan awal musim hujan. Sementara, Desember, sudah masuk musim hujan, tapi ini masih prediksi saja," katanya. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved