Tip Kesehatan
Menurunkan Berat Badan
Kami mulai menyadari bahwa tak ada jalan pintas untuk menurunkan berat badan.
Oleh dr Samsuridjal Djauzi
Saya laki-laki berumur 32 tahun, dengan berat 98 kg. Sewaktu berumur 24 tahun, berat badan saya 71 kg dengan tinggi 172 cm. Namun, setelah bekerja, berat badan saya bertambah.
Saya menikah umur 27 tahun. Sejak itu penambahan berat badan saya semakin cepat. Mungkin ada pengaruh makan siang di luar, sedangkan sewaktu makan pagi dan malam di rumah, saya enggan menyisakan makanan karena takut menyinggung perasaan istri. Nanti dia merasa masakannya tidak lezat.
Setiap minggu kami juga makan di luar, dan sekarang meski sudah punya dua anak, kebiasaan itu masih terus kami jalani. Di sisi lain kesempatan untuk berolahraga jarang.
Saya sering membawa pekerjaan kantor ke rumah. Waktu senggang tidak sempat berolahraga karena harus menyelesaikan pekerjaan. Istri saya juga mulai bertambah berat badannya setelah melahirkan anak kami yang kedua.
Kedua anak saya juga gemuk. Kami mulai menyadari untuk mengatur makan dan menurunkan berat badan.
Saya mencari banyak buku tentang penurunan berat badan. Istri saya bahkan sudah menjalani berbagai pengobatan, termasuk obat tradisional dan akupunktur, tetapi belum berhasil menurunkan berat badan.
Kami mulai menyadari bahwa tak ada jalan pintas untuk menurunkan berat badan.
Kami harus mengubah kebiasaan dan disiplin dalam pengaturan makanan dan rajin berolahraga.
Kami bertekad akan menjalani hidup sehat dan mencapai berat badan normal dalam setahun ini.
Paman saya juga mengalami obesitas, menderita penyakit kencing manis dan jantung koroner. Dia telah mengalami operasi usus buntu. Rupanya operasi pada orang yang obesitas juga lebih sulit dan memerlukan waktu lebih lama.
M DI J
Angka obesitas meningkat seiring dengan perubahan gaya hidup.
Konsumsi lemak semakin meningkat dan masyarakat mulai meninggalkan kebiasaan sehat, yaitu konsumsi karbohidrat tinggi, protein cukup, dan lemak cukup.
Gerai makanan cepat saji umumnya menyediakan makanan yang lemaknya tinggi. Konsumsi lemak tinggi tidak baik untuk kesehatan.
Mari kita mulai dulu dengan menghitung berat badan normal dan kebutuhan kalori Anda.
Tinggi badan Anda 172 cm. Berat badan idaman = (Tinggi badan-100)-10%. Namun, jika pria yang tingginya <160 cm dan perempuan<150 cm, tak perlu dikurangi 10%.
Nah, untuk Anda, berat badan idaman adalah (172-100)-7,2 kg = 64,8 kg. Berat badan normal adalah berat badan idaman ± 10%. Apabila berat badan idaman 64,8, maka berat badan normal adalah 64,8 ± 6,4, yaitu antara 58,3 kg sampai 71,3 kg.
Artinya, jika berat badan Anda berada dalam kisaran tersebut, maka berat badan Anda normal. Jika kurang dari 58,3 kg, Anda kurus, sedangkan jika melebihi 71,3 kg, Anda gemuk.
Selanjutnya kita perlu menetapkan status gizi Anda sekarang. Berat Anda sekarang adalah 98 kg, berarti gemuk karena melebihi 71,3 kg.
Selanjutnya kita menghitung berapa kebutuhan kalori Anda.
Untuk mengetahui kebutuhan kalori perlu dipertimbangkan jenis aktivitas apakah ringan, sedang, atau berat serta kebutuhan kalori per kg berat badan. Kebutuhan kalori dapat dilihat pada tabel di bawah.
Anda dapat dikelompokkan dalam aktivitas sedang dan gemuk sehingga kebutuhan kalori per kg BB idaman Anda adalah 30 kalori.
Dengan demikian, kebutuhan kalori sehari-hari adalah 64,8 x 30 Kal = 1944 Kal, dapat dibulatkan menjadi 1900 Kal.
Agar berat badan Anda dapat diturunkan, masukan kalori perlu dikurangi dibandingkan dengan kebutuhan sehingga masukan kalori harus kurang dari 1900 kalori.
Anda dapat memilih 1500 kalori per hari, namun jika terlalu berat, Anda dapat memilih 1700 kalori. Jika Anda memilih 1500 kalori, diharapkan penurunan berat badan akan semakin cepat.
Sebenarnya tidak boleh juga menurunkan berat badan terlalu cepat, turun 2 kg per bulan sudah memadai. Dalam enam bulan berat badan Anda akan berkurang sekitar 12 kg.
Biasanya setelah enam bulan, penurunan berat badan menjadi landai. Anda perlu menurunkan lagi masukan kalori agar berat badan Anda mulai turun lagi. Nah, sudah tentu olahraga harus dijalankan dengan teratur.
Saya berharap Anda sekeluarga tetap peduli dengan gaya hidup sehat, termasuk memperhatikan berat badan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151007menurunkan-berat-badan_20151007_154935.jpg)