Sabtu, 11 April 2026

Penemuan Mayat

Dari Kondisi Korban dalam Kardus, Ada Dendam di Diri Pelaku

Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Eko Haryanto, melihat ada unsur balas dendam dalam tewasnya bocah perempuan berinisial PNF (9).

Andika Panduwinata
Belasan siswa SD menangis di pusara Putri Nur Fauziah (9) di TPU Rawa Lele, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (5/10). Mereka adalah para siswa kelas 2 SD 05 Pagi Rawa Lele, teman sekelas Fauziah yang mayatnya ditemukan dalam sebuah kardus, Jumat (2/10) malam lalu. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Eko Haryanto, melihat ada unsur balas dendam dalam tewasnya bocah perempuan berinisial PNF (9).

Menurut Eko, Dia melihat itu dari analisa kondisi beberapa organ vital korban saat ditemukan oleh Polisi dan usai diotopsi dengan dokter yang didapati dalam kondisi mengenaskan.

Lalu beberapa bagian tubuh lainnya yang juga mendapati kekerasan dari pelaku.

Menurut Eko, kekerasan yang berlebih itulah yang menjadi sinyal adanya unsur dendam dari pelaku terhadap korbannya.

"Balas dendamnya mungkin bukan dengan anaknya (korban tewas). Sebab Dia kan masih kecil," kata Eko.

Namun, Eko menganalisa bahwa si pembunuh sebenarnya punya dendam dengan ayah, Ibu, atau keluarga Korban.

"Tapi kemudian pelaku melampiaskannya ke anak perempuan korban," kata Eko.

Apalagi diketahui bahwa PNF adalah anak perempuan satu-satunya dari empat anak yang dimiliki pasangan AP dan IF selama menikah.

Keduanya kini sudah bercerai dan AP (ayah korban) sudah menikah lagi.

Sedangkan IF (Ibunda korban) tinggal dengan saudara-saudaranya di Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, dekat dengan sekolah korban.

Sebelumnya, jenazah PNF (9), ditemukan tewas terbungkus dalam kardus di Kampung Belakang, Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat pada Jumat (2/10) malam.

Setelah ditelusuri, ternyata ada seseorang yang membuang jenazah PNF disana sekitar pukul 18.00 pada hari Jumat itu. Sampai kini, Polisi masih memburu pelakunya.

Sampai saat ini ada 2 orang pria berstatus saksi yang sudah dicocokkan DNA nya dengan DNA dari alat bukti yang ditemukan di tubuh korban yang diduga milik pelaku. Namun hasilnya belum keluar.(ote)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved