Breaking News:

Kardus Bekas Bisa Menjadi Titik Terang Pemerkosa dan Pembunuh Bocah

Jejak pemerkosa dan pembunuh bocah sembilan tahun terus diburu polisi, pelakunya diharapkan segera ditangkap dan dihukum maksimal.

Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Ini bentuk kardus, saat PNF ditemukan, pertama kali. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Polisi kini menelusuri jejak kardus yang dipakai untuk membungkus PNF (9) usai diperkosa dan dibunuh.

Sejak Sabtu (3/10/2015) siang, puluhan polisi sudah menginterogasi pemilik warung maupun pengepul kardus bekas yang berada tak jauh rumah korban, dan tempat PNF terlihat, terakhir kali.

Dari pemilik warung dan pemilik lokasi loakan kardus, diketahui kardus yang dipakai untuk membungkus jenazah PNF, salah satunya adalah kardus air mineral merek SanQua.

Warung dan pengepul kardus bekas yang ditelusuri polisi itu berada di dua lokasi, yakni sepanjang Jalan Peta Barat, Kelurahan Kalideres, RT 5/7, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, dekat dengan rumah tinggal korban.

Selain itu, sepanjang Jalan Rawalele Blok C, Kelurahan Kalideres, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Atau dekat dengan lokasi korban terakhir terlihat di tengah Gang Melati 1 yang bercabang.

Asih (34), pengepul kardus bekas di Jalan Rawalele Blok C, mengatakan, polisi dua kali mendatangi lapaknya.

Pertama pada sore hari dan kedua kalinya, malam hari.

"Pertama, polisi tanya apakah ada orang yang membeli kardus pada hari Jumat. Saya jawab tidak ada. Kemudian kedua, polisi tanya apakah saya menampung kardus bekas air mineral merek SanQua," kata Asih kepada Wartakotalive.com saat ditemui di lapaknya, Minggu (4/10/2015) siang.

Menurut Asih, dirinya memang menampung kardus air mineral merek SanQua, tapi belakangan atau hari Jumat (2/10/2015), tak ada orang aneh yang membeli hanya 1 atau 5 kardus.

Sedangkan Kesih (38), juga mengaku, polisi mendatanginya dan bertanya apakah ada yang membeli kardus bekas dalam jumlah banyak pada hari Jumat.

Halaman
123
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved