Breaking News:

Kemendikbud Keluarkan Data Ngawur Soal Kampus Non-Aktif

Data sebanyak 249 kampus yang status diubdah non-aktif oleh Kemendikbud, ternyata agak ngawur. Sebab ada sejumlah kampus yang sudah tutup, namun tetap

Kompas.com
Ilustrasi mahasiswa di kampus. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Data sebanyak 249 kampus yang status diubdah non-aktif oleh Kemendikbud, ternyata agak ngawur. Sebab ada sejumlah kampus yang sudah tutup, namun tetap tertera berstatus non-aktif.

Public Relation Sekolah Tinggi Desain Interstudi Jakarta, Angga Umbara, mengatakan, Interstudi pernah punya Akademi Pertamanan yang sudah tutup sejak awal tahun 1990an. Namun, kata Angga, saat Kemendikbud merilis data kampus non-aktif, Akademi Pertamanan justru dimasukkan.

"Sudah lama dilaporkan telah ditutup loh itu padahal," kata Angga saat ditemui Warta Kota di ruang kerjanya, Jumat (2/10/2015) siang.

Sementara itu, Sekolah Tinggi Desain Interstudi (STDI) Jakarta, kata Angga, juga masih divonis non-aktif oleh Kemendikbud.

Padahal, kata Angga, STDI sudah mengurus masalahnya sehingga sampai dijatuhi status non-aktif ini.

"Kampus ini terkena status non-aktif karena tak melaporkan kegiatan akademis selama 5 semester," kata Angga.

Namun itu telah diurus di Kantor Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta Wilayah III di Jakarta (Kopertis) sejak bulan Mei 2015 lalu.

Bahkan, pada 25 Agustus 2015, Kopertis wilayah III mengirimkan surat bernomor : 088/K.3/PG/2015 ke Direktur Pembinaan Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemristek dan Dikti di Jakarta.

Isinya agar permohonan Pengaktifan status perguruan tinggi dan program studi pada sekolah tinggi desain interstudi (STDI).

"Tapi ternyata belum berubah juga statusnya sampai September kemarin," ucap Angga. Angga mengetahui tak tahu menahu kenapa koordinasi Kopertis III dan Kemendikbud bisa tak sinkron begitu.

Menurut Angga, pada akhirnya ini merugikan pihak STDI Jakarta. Sebab namanya sudah terlanjur tercoreng akibat status non-aktif yang tersebar ke media massa.

"Orang awam kan melihat status non-aktif ini mengerikan. Padahal tidak juga. Sebab status non aktif itu terjadi karena banyak hal. Dan status non-aktif kami disebabkan pelanggaran ringan, yakni tak melaporkan kegiatan akademis selama lima semester," kata Angga.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved