Kapolres Jakut Klaim Taat Hukum Soal Fasos Fasum

Kapolres Jakarta Utara mengklaim pihaknya akan patuh dan taat terkait sengketa lahan fasos fasum.

Editor: Gede Moenanto
Panji Baskhara Ramadhan
Sejumlah warga Komplek Bea dan Cukai RW 07, Cilincing, Jakarta Utara, mengamuk di sebuah lapangan gardu, Jumat (2/10/2015). Puluhan warga ini memprotes akan adanya rencana pengalihan fungsi fasos-fasum di lingkungan mereka menjadi komplek perkantoran. 

WARTA KOTA, CILINCING -- Sejumlah warga di Komplek Bea dan Cukai RW 07, Cilincing, Jakarta Utara, mengamuk lantaran lapangan yang dianggap warga sebagai sarana fasos-fasum ini akan dipakai untuk mendirikan sejumlah bangunan, Jumat (2/10/2015). 

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi pun hanya menanggapi singkat. 

"Masalah lahan yang mereka kisruhkan itu, sebenarnya sudah mendapat izin dari Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Utara. Hal ini sudah dimusyawarahkan bersama," katanya, saat dikonfirmasi via layanan pesan singkat. 

Kala disinggung terkait ancaman warga akan mengamuk kembali apabila pembangunan dilanjutkan, ia pun berharap warga harus menuruti kebijakan pemerintah daerah setempat. 

"Kita harus taat terhadap keputusan pemerintah daerah," singkatnya. (Panji Baskhara Ramadhan) 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved