Konflik Palestina Israel
Anggota DPR: Bangsa Palestina Bisa Belajar dari Indonesia
Bangsa Palestina bisa belajar dari Indonesia, bahwa perjuangan diplomasi tidak bisa dipisahkan dalam perjuangan merebut kemerdekaan.
WARTA KOTA, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Sukamta mengatakan bangsa Palestina bisa belajar dari Indonesia, bahwa perjuangan diplomasi tidak bisa dipisahkan dalam perjuangan merebut kemerdekaan.
"Diplomasi di PBB memang sangat penting. Pengibaran bendera Palestina di markas PBB juga sebuah langkah progres," kata Sukamta di Jakarta, Jumat (2/10/2015).
Sukamta mengatakan, jangan sampai pengibaran bendera itu melupakan bahwa pada hakikatnya kemerdekaan itu adalah kemerdekaan penuh, secara de facto dan de jure.
Menurut Sukamta, Palestina jangan lengah karena pada kenyataannya, Israel sudah jauh lebih maju langkahnya di PBB karena Israel sudah menjadi anggota penuh.
"Betul hal ini (pengibaran bendera) adalah satu langkah maju. Tapi Palestina jangan lengah, jangan senang dulu," ujar Sukamta.
Sekretaris F-PKS di DPR itu mengatakan tujuan masyarakat Palestina adalah mewujudkan kemerdekaan dengan Al Quds menjadi ibu kotanya serta pembagian wilayah dengan Israel sebelum Perang Arab 1967.
Menurut Sukamta, Palestina merdeka juga artinya adalah diberikannya hak kembali bangsa Palestina yang telah diusir Israel untuk kembali ke tanah air Palestina.
"Banyak rakyat Palestina yang mengungsi di beberapa negara," kata Sukamta.
Sukamta menjelaskan, setidaknya pengungsi Palestina tersebar di beberapa negara seperti di Jordan sekitar 3 juta orang, di Lebanon sekitar 1 juta orang, di Suriah sekitar 800.000 orang.
Selain itu menurut Sukamta, ada tiga juta warga Palestina di negara-negara Teluk, Afrika Utara, Eropa, Kanada, Australia, dan seterusnya.
Sebelumnya, bendera Palestina dikibarkan di tiang bendera di kebun mawar di Markas Besar PBB, New York, Rabu (30/9/2015).
Negara Palestina yang akhirnya diterima sebagai negara non-anggota PBB, memperoleh dukungannya pada awal September dari Sidang Majelis Umum PBB untuk mengibarkan benderanya di PBB, berdampingan dengan bendera negara anggota lain badan dunia tersebut.
"Saya katakan kepada rakyat saya di mana saja kibarkan bendera Palestina setinggi mungkin sebab itu adalah lambang identitas Palestina kita," kata Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, seperti dilansir Xinhua. (Antara)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20151001-bendera-palestina-berkibar-di-pbb_20151001_103031.jpg)