Citizen Journalism

Beramal Yuk

Pada dasarnya sedikit atau banyaknya harta yang kita keluarkan akan menjadi aset dalam upaya pengembangan masyarakat.

Beramal Yuk
Tribunnews.com
Ilustrasi kotak amal. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Dalam agama Islam ada keharusan untuk beramal atau bersedekah, sebagaimana diperintahkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah”, yang artinya orang yang memberi lebih baik dari pada orang yang menerima.

Karena, tangan pemberi berada di atas tangan penerima, maka tangan dialah yang lebih tinggi. Agama-agama lainnya juga mengajarkan hal yang sama.

Beramal bukan hanya diartikan dengan menyumbangkan sebagian atau seluruh harta kita kepada orang lain melainkan memberi sesuatu yang kita miliki yang dapat membawa manfaat bagi orang lain baik berupa materi maupun ide–ide positif.

Amal sebagai penyempurnaan harta yang kita miliki serta merupakan salah satu syariat Islam yang sangat berkaitan erat dengan perekonomian di Indonesia bertujuan untuk meningkatakan martabat saudara-saudara kita yang kurang beruntung.

Pada dasarnya sedikit atau banyaknya harta yang kita keluarkan akan menjadi aset dalam upaya pengembangan masyarakat.

Harta yang kita keluarkan dapat disalurkan ke dalam beberapa program yang diharapkan mampu meningkatkan sumber daya manusia khususnya untuk anak–anak yang yang tidak bisa merasakan nikmatnya bangku pendidikan.

Program-program yang dibuat juga harus menjadi program jangka panjang seperti program beasiswa atau program peduli pendidikan yang disalurkan untuk kelangsungan pendidikan anak bangsa yang kelak anak-anak tersebut dapat melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi sehingga mampu membenahi sumber daya manusia di negeri ini.

Selanjutnya program pelatihan seperti pelatihan kewirausahaan, kepemimpinan, dan ketrampilan untuk para tuna karya, yang mana pelatihan ini mampu menjadikan mereka mandiri serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan.

Selain beberapa program–program tersebut ada beberapa program lagi yang kiranya mampu menjadi sumbangsih untuk sumber daya manusia yang lebih baik lagi, yaitu seperti bantuan modal usaha, dengan tujuan untuk membimbing masyarakat agar tingkat perekonomiannya lebih maju.

Pemberian modal usaha ini harus benar–benar tepat sasaran karena memang banyak anggota masyarakat kita yang dengan sengaja menyalahgunakan dana amal yang notabene merupakan dana umat.

Mereka menggunakan dana tersebut untuk kegiatan yang mubazir, padahal dana tersebut sangat penting untuk keberlangsungan hidup mereka yang membutuhkan.

Program lain seperti pengadaan fasilitas umum yang minim seperti toilet umum, pengadaan air bersih, tempat–tempat ibadah, serta taman bacaan yang menjadi hal krusial untuk anak bangsa yang memang minim akan minat untuk membaca.

Dengan mengadakan fasilitas–fasilitas tersebut akan tercipta suasana kehidupan yang lebih baik lagi dan tentunya dapat menunjang keberhasilan dalam peningkatan sumber daya manusia kita.

Tyas Ayu Karyasih,
Mahasiswa Ilmu Sosial Politik, PPKN (B) 2013, Universitas Negeri Jakarta

Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved