Selasa, 12 Mei 2026

Kebakaran

Satu Keluarga di Depok Tewas Berpelukan Terpanggang Api

Satu keluarga tewas terpanggang api dalam kebakaran yang menghanguskan tiga rumah toko semi permanen di Jalan Grogol, RT 06/RW 01, Limo, Depok, Minggu

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Lokasi kebakaran yang menewaskan satu keluarga di Kelurahan Grogol, Limo, Kota Depok, Minggu (27/9/2015) dinihari pukul 00.30. 

WARTA KOTA, DEPOK - Satu keluarga tewas terpanggang api dalam kebakaran yang menghanguskan tiga rumah toko semi permanen di Jalan Grogol, RT 06 RW 01, Kelurahan Grogol, Limo, Kota Depok, Minggu (27/9/2015) dini hari pukul 00.30.

Korban tewas adalah pasangan suami istri, Mahmud (25) dan Elok Isrowiyah serta anak mereka Azzam (3).

Ketiganya ditemukan tewas terpanggang di depan rumah toko dalam kondisi berpelukan.

Sementara satu keluarga lainnya mengalami luka bakar ditubuhnya dan dirawat intensif di RS Fatmawati.

Mereka adalah pasangan suami istri Yuliono (35) dan Dewi Halimah (31) serta dua anak mereka Karim (4) dan Sulis (2).

Rahman (40) warga sekitar menuturkan, api membakar 3 rumah toko semi permanen berupa toko kayu dan furniture serta dua bengkel las yang bersebelahan, Minggu sekira pukul 00.30.

Saat api membakar bangunan yang sebagian besar dari kayu dan seng itu, kata Rahman, ada beberapa kali ledakan yang diduga berasal dari tabung las di dua bengkel las yang ada.

Rahman menuturkan, korban tewas yakni Mahmud dan istrinya Elok serta anak mereka Azzam, adalah karyawan toko dan bengkel furniture yang sehari-hari tinggal di sana.

Saat kebakaran terjadi, api sangat cepat membesar.

"Soalnya bangunan usaha yang terbakar adalah semi permanen yang sebagian besar dari kayu dan seng. Apalagi di toko sekaligus bengkel kayu itu banyak sekali kayu yang gampang terbakar," kata Rahman.

Menurut Rahman sekira pukul 01.00, sekitar 10 mobil pemadam kebakaran datang.

"Sekitar pukul 03.00, api baru berhasil benar-benar dipadamkan. Saat itulah petugas menemukan tiga jenasah di depan ruko toko kayu," kata Rahman.

Rahman mengatakan, ketiga jenasah ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

"Tiga jenasah hangus dalam keadaan berpelukan. Sedih sekali melihatnya. Petugas langsung bawa jenasah ke RS Kramatjati," kata Rahman.

Kesengajaan

Kanit Reskrim Polsek Limo, Inspektur Satu Nirwan Pohan mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara tidak ditemukan ada indikasi kesengajaan atas terbakarnya tiga ruko semi permanen yang mengakibatkan satu keluarga tewas dan satu keluarga lainnya terluka bakar.

"Ada lima tabung gas yang ikut terbakar. Diduga ini lah yang menyebabkan api membesar dengan cepat. Apaalagi di lokasi kejadian banyak ditemukan kayu dan bahan lain yang mudah terbakar," kata Nirwan.

Nirwan Pohan menuturkan, selain menghanguskan tiga ruko yang merupakan toko furnitur Mandiri dan dua bengkel las Sumber Rezeki, ada dua mobil dan tiga sepeda motor yang juga ikut terbakar.

"Satu mobil terbakar adalah Mitsubhisi Colt L-300 bak terbuka, serta mobil Honda Jazz dan tiga sepeda motor matik. Semua kendaraan adalah milik bengkel las," kata Nirwan Pohan.

Nirwan mengatakan pihaknya masih mendalami kasus ini untuk menyimpulkan penyebab kebakaran.

"Korban tewas dibawa ke RS Polri Kramatjati, sementara korban luka dirawat di RS Fatmawati," kata Nirwan Pohan.

Pantauan Warta Kota di lokasi kejadian, Minggu siang, puing-puing kebakaran sebagian besar adalah kayu dan seng yang merupakan bagian bangunan semi permanen.

Garis polisi masih tampak terpasangan di lokasi kejadian guna penyelidikan.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved