Ketika Kepala SPN Lido Mengamankan Calon Polwannya
Sudah nyaris 2 bulan Bintara Calon Polisi Wanita (Polwan) ditempa di Sekolah Polisi Negara (SPN Lido) Polda Metro Jaya di Lido Jawa Barat.
WARTA KOTA, BOGOR - Sudah nyaris 2 bulan Bintara Calon Polisi Wanita (Polwan) ditempa di Sekolah Polisi Negara (SPN Lido) Polda Metro Jaya di Lido Jawa Barat.
Dalam waktu 6 hari lagi 716 calon Polwan akan melewati masa pendidikan dasar bhayangkara. Mereka akan dapat cuti 6 hari, lalu kembali lagi ke SPN Lido untuk mengikuti masa pemantapan selama 4,5 bulan.
Kepala SPN Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Muhammad Agung Budijono pun sudah menyiapkan aturan ketat terkait keluar-masuk siswa setiap akhir pekan di masa pemantapan.
Agung menjelaskan, masa pemantapan berbeda dengan masa pendidikan dasar bhayangkara yang dilakukan selama 2 bulan. Di masa dasar bhayangkara, calon Polwan sama sekali tak diperbolehkan keluar dari SPN Lido.
Tapi di masa pemantapan, siswa punya hak untuk keluar berakhir pekan setiap Sabtu dan Minggu. Mereka mulai keluar Jumat sore, lalu kembali lagi ke SPN Lido pada Minggu sore.
"Sebenarnya itu agak rawan," kata Agung ketika ditemui Wartakotalive di ruang kerjanya, Selasa (22/9/2015).
Menurut Agung, kekhawatirannya, sebanyak 716 calon Polwan itu berasal dari seluruh wilayah Indonesia, ada dari Papua, sampai Aceh. Hanya ada 216 yang berasal dari Jakarta dan sekitarnya.
"Artinya tak semua siswa punya tujuan bermalam dimana di akhir pekan mereka. Ini bagi saya sebuah kerawanan," kata Agung.
Apalagi rata-rata usianya masih 18 tahun dan beberapa tak tahu banyak soal daerah di sekitar Jabodetabek dan ada pula yang tak memiliki keluarga di Jawa Barat dan Jakarta.
Makanya, Agung sudah menyusun rencana terkait hal itu. Dia akan mewajibkan setiap anak yang berasal dari daerah yang jauh, setiap akhir pekan harus pergi bersama anak yang rumahnya berada di Jabodetabek atau daerah lain yang masih berjarak hitungan jam pendek dari SPN Lido.
"Akan saya wajibkan setiap siswa yang berasal dari Jakarta setidaknya membawa 1 atau 2 rekannya yang berasal dari luar pulau setiap akhir pekan. Dengan begitu kan berarti siswa yang dari luar pulau itu akan bermalam di rumah temannya yang di Jakarta ini. Sehingga lebih aman," kata Agung.
Agung menghitung, apabila setiap calon Polwan dari Jakarta yang berjumlah 216 membawa paling tidak 2 rekannya yang berasal dari daerah jauh, maka seluruh siswanya Ia bisa pastikan mendapat tujuan yang pasti dimana mereka aka bersantai di akhir pekannya. Serta yang pasti aman, sebab mereka berjalan dengan sesama rekannya di pendidikan calon Polisi.
Makanya, kata Agung, nanti saat masa pemantapan dimulai, pihaknya akan mulai mendata daftar mereka yang akan berakhir pekan di luar SPN Lido setiap hari Rabu.
Petugas akan memastikan betul dengan siapa siswa dari luar pulau akan keluar berakhir pekan. Bagi mereka yang tak punya tujuan, maka harus tetap tinggal di SPN Lido.
Kemudian, ucap Agung, apabila ada siswa luar pulau hendak kembali ke daerahnya di akhir pekan, untuk memastikan siswa itu benar-benar pulang, pihaknya akan memesankan tiket untuk para calon Polwannya.
Pendidikan calon Bintara Polwan di SPN Lido berlangsung selama 7 bulan. Pendidikan sudah dimulai sejak 4 agustus 2015 lalu. Kemudian akan berakhir pada Februari 2016 mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/polwan-lido_20150927_152516.jpg)