Sabtu, 16 Mei 2026

SPN Lido Kini Dilengkapi Kolam Renang

Fasilitas Sekolah Polisi Negara Polda Metro Jaya di Lido, Bogor, makin lengkap. Ada perluasan lahan 12 hektar.

Tayang:
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
SPN Lido, Bogor, Jawa Barat kini dilengkapi fasilitas kolam renang. 

WARTA KOTA, BOGOR - Fasilitas Sekolah Polisi Negara Polda Metro Jaya (SPN Lido) di Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, makin lengkap.

Penyebabnya, ada perluasan lahan 12 hektar. Makanya total luas lahan SPN Lido kini jadi 24 hektar.

Lahan baru 12 hektar itu Kemudian dibangun kolam renang, rumah susun (rusun) pegawai, lapangan halang rintang, serta lapangan sepakbola.

Saat ini yang sudah jadi baru kolam renang dan lapangan halang rintang. Sedangkan rusun pegawai dalam tahap pembangunan.

Sehingga nantinya SPN Lido tak perlu menyewa kolam berenang lagi untuk kelas SAR air bagi calon Polisi.

Lahan baru seluas 12 hektar itu berada di dekat lahan SPN Lido yang sudah lama berdiri dimana pendidikan siswa calon Polisi berlangsung.

Bentuk lahannya memanjang, terbelah oleh jalan raya kecil di Kampung Sawah Asep, Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

"Tapi kolam berenang belum kita pakai. Soalnya belum diserahterimakan," ucap Kepala SPN Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Muhammad Agung Budijono ketika ditemui Warta Kota, Selasa (22/9/2015).

Sedangkan, kata Agung, untuk rumah susun pegawai akan selesai pembangunannya pada Desember 2015 ini. "Jadi tahun 2016 sudah bisa digunakan," ucap Muhammad Agung Budijono.

Agung mengatakan, saat ini lokasi pendidikan siswa calon Polisi masih bersatu dengan kehidupan pegawai.

Sebab, perumahan pegawai berada di sisi barat lahan SPN Lido yang sudah lama berdiri atau lokasi pendidikan sekarang.

"Makanya, kadang siswa sedang latihan, tiba-tiba ada anak main sepeda. Itu kan kurang baik. Makanya nanti apabila rusun untuk pegawai sudah selesai dibangun, makan perumahan pegawai di dalam lokasi pendidikan tak dipakai lagi," kata Muhammad Agung Budijono.

Selanjutnya, bangunan perumahan pegawai itu akan dihancurkan, lalu dijadikan beberapa bangunan baru.

Diantaranya adalah bangunan ruang makan baru, lalu bangunan ruang kelas baru.

Kemudian gedung simulasi Polres, gedung simulasi interogasi, serta gedung simulasi penggeledahan.

Saat ini, ucap Agung, SPN Lido belum memiliki satupun gedung simulasi. Makanya biasanya pelajaran simulasi dilakukan di kelas-kelas.

Kemudian, kata Agung, nantinya lapangan bola yang berdiri di lahan 12 hektar SPN Lido yang sudah lama ada juga akan diubah jadi Gedung Auditorium.

"Kan sudah ada lapangan bola di lahan 12 hektar yang baru," kata Muhammad Agung Budijono.

Menurut Agung, gedung Auditorium cukup penting untuk pengarahan yang jumlah pesertanya banyak.

Sebab, kata Agung, saat inihanya ada 2 tempat untuk pengarahan besar, yakni di lapangan utama, atau menyulap ruang makan siswa jadi ruang pengarahan sementara.

"Semua pembangunan ini sudah diusulkan," kata Muhammad Agung Budijono.

Ruang makan baru akan dibangun pada 2014, lalu dilanjutkan pembangunan ruang kelas di sisi barat dan gedung simulasi tahun 2018. Kemudian baru gedung auditorium pada tahun 2020.

Makanya, ucap Agung, Kepala SPN berikutnya nanti tinggal mengikuti dan melaksanakan terus saja pembangunannya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved