Senin, 13 April 2026

Yusril Sebut Adnan Buyung Nasution Manusia Teguh Pendirian

Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu menyebutkan, Adnan Buyung adalah tipe manusia teguh pendirian.

WARTA KOTA, PALMERAH – Kepergian pengacara kondang Adnan Buyung Nasution, Rabu (23/9), meninggalkan bekas berkesan bagi semua yang mengenalnya.

Adnan yang meninggal di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, memiliki kenangan manis dengan Yusril Ihza Mahendra.

Lewat akun Twitter pribadinya @Yusrilihza_Mhd, dirinya mengutarakan beberapa pengalaman berkesan.

"Adnan Buyung Nasution telah berpulang ke Rahmatullah pagi ini. Semoga Allah melapangkan jalannya menuju keharibaanNya," tulis Yusril sekitar pukul 11.15 WIB, Rabu (23/9).

Yusril mengatakan, dirinya kenal dengan Adnan sejak tahun 1975.

Saat itu Yusril menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan satu kelas dengan putra almarhum, Iken BR Nasution.

"Almarhum sering menasehati saya semasa muda agar jadi pejuang demokrasi, hukum dan kebenaran. Saya tidak selalu sependapat dengan almarhum, bahkan sering berdebat tentang masalah-masalah hukum dan konsitusi. Namun perbedaan pendapat itu tidaklah mengurangi rasa hormat, keakraban dan persaudaraan," katanya.

Ketua Umum Partai Bulan Bintang itu menyebutkan, Adnan Buyung adalah tipe manusia teguh pendirian.

"Kadang ngotot tapi menghormati pendirian orang lain yang berbeda. Kami kehilangan seseorang yang dalam beberapa hal patut menjadi teladan bagi kita semua," katanya.

Dirinya mendoakan semoga Allah SWT menerima segala amal kebajikan almarhum dan mengampuni segala khilaf dan kesalahannya.

"Ingin saya melayat beliau, namun pagi ini saya sudah berada di Belitung untuk merayakan Idul Adha. Salam saya kepada keluarga alm ABN. Semoga ikhlas dan tabah melepas kepergian beliau," kata Yusril.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved