Selasa, 7 April 2026

Penumpang Nekat Rampok Sopir Ojek Aplikasi dan Melukainya

Risnu menjadi korban kekerasan oleh penumpangnya sendiri hingga pelipisnya mengalami luka di bagian wajahnya.

Panji Bhaskara Ramadhan
Luka di wajah Risnu, sopir ojek berbasis aplikasi online demikian parah, sehingga harus dirawat di RSCM, wajahnya tidak diperlihatkan. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Susetio Cahyadi mengaku masih memburu pelaku kekerasan terhadap ojek berbasis aplikasi online, Muhammad Risnu Muchtar (26), yang juga warga di Jalan Pembangunan III Dalam, No 20 B, RT 015/001, Pejoto Utara, Gambir Jakarta Pusat.

Risnu menjadi korban kekerasan oleh penumpangnya sendiri hingga pelipisnya mengalami luka, di Jalan RE Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (21/09/2015), sekitar 00.30.

"Korban mengalami luka sobek di pelipis mata kanan dan memar di bagian wajah, karena dipukul dengan tangan kosong oleh penumpangnya sendiri yang hingga kini belum diketahui identitasnya," ujar Susetio Cahyadi, kala dikonfirmasi.

Awalnya, kata Susetio Cahyadi, Risnu mendapat orderan seorang penumpang yang berlokasi di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat.

Ketika bertemu calon penumpangnya yang berjenis kelamin pria itu, Risnu diminta penumpangnya untuk diantarkan ke Kawasan Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

"Risnu pun menyanggupi, dan pada akhirnya mengantarkan ke Ancol. Sesampainya di Pintu Utama Ancol, penumpangnya ini malah meminta untuk diantarkan saja ke Terminal Tanjung Priok dengan iming-iming pelaku akan memberikan uang tip lebih. Risnu tergoda, maka menyanggupi keinginan pelaku," katanya.

Dalam perjalanan, Risnu tak sadar hingga tak menyangka, penumpang sendiri tanpa padang bulu memukul korban dari belakang. Pemukulan itupun membuat Risnu menjatuhkan dirinya ke jalan.

"Posisi kendaraan yang dikendarai Risnu masih jalan dan pelaku memukul korban. Walau sudah jatuh, pelaku diketahui kembali memukul wajah korban dan mencoba mengambil dompe beserta isinya milik korban," ungkap Susetio Cahyadi, yang akrab disapa Setio itu.

Ia mengatakan, tak jauh dari lokasi, nampak mobil patroli dari arah Pademangan menuju Tanjung Priok melintas. Hal itu membuat pelaku ketakutan dan melarikan diri.

"Pelaku melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke kali dan menghilang. Entah kemana larinya, kami masih memburu pelaku dan mencari identitasnya. Sementara korban masih di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat," kata Setio. (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved