Selasa, 14 April 2026

Dipergoki Sedang Ingin Mencuri, Pelaku Curanmor Diamuk Massa

Sedang hendak mengambil sebuah ‎Yamaha Mio GT B 3808 SPR‎, pelaku curanmor RH (26) diamuk massa di Jalan Asem Baris Raya Gg Buntu, Kebon Baru, Tebet.

Warta Kota/Bintang Pradewo
Barang bukti hasil kejahatan pelaku yang diamankan Polsek Tebet. 

WARTA KOTA, TEBET - Sedang hendak mengambil sebuah ‎Yamaha Mio GT warna merah bernomor polisi B 3808 SPR‎, pelaku curanmor RH (26) diamuk massa di Jalan Asem Baris Raya Gg Buntu no. 28 RT 06/12, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015) malam.

Pelaku habis babak belur diamuk massa ‎karena ketahuan ingin mencuri motor korban Ahmad (45) yang sedang terpakir di halaman rumahnya.

Kanit Reskrim Polsek Tebet, Iptu Mudiran mengatakan bahwa Kejadian itu terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. ‎Saat itu, motor korban yamaha Mio GT warna merah bernomor polisi B- 3808- SPR ini terparkir di teras rumah.

Melihat adanya kesempatan pelaku mencoba melakukan pencurian.

"Saat itu pemilik motor keluar memergoki pelaku sedang mengutak-ngatik motor," kata Mudiran saat dihubungi di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (18/9/2015).

Dengan menggunakan kunci L, 1 b obeng, 1 bh kunci pas segitiga, dan satu buah pisau lipat belati pelaku merusak kontak kunci motor tersebut. Sayang, baru saja merusak konci kontak tersebut, pelaku di pergoki pemilik motor.

Mengetahui motornya ingin dicuri, korban pun langsung berteriak 'maling'. Sontak, teriakan korban mengundang perhatian warga sekitar hingga langsung mehampiri.

"Korban meneriaki maling-maling terhadap pelaku. Dan akhirnya pelaku diamuk massa sebelum berhasil diamankan pihak kepolisian," ucapnya.

Saat itu, pelaku yang mencoba melarikan diri langsung di jegat. Warga yang geram langsung menghakimi pelaku hingga babak belur.

Saat ini pelaku diamankan di polsek tebet dan masih dalam proses penyidikan pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.

Dengan wajah bengkak memar membiru, RH (26) hanya bisa menundukan kepala. Di balik jeruji, dia hanya bisa merenung. Pria ini yang berada dibalik jeruji besi Mapolsek Tebet itu mengaku terpaksa melakukan perbuatan percobaan pencurian itu. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

"Nyuri motor cuman buat makan sehari-hari saja bang," kata pelaku.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved