Breaking News:

Selama 20 Tahun Terpendam, Saluran Air Mampat karena Penuh Limbah

Tantangan terberat yang dihadapi petugas justru berasal pembersihan bangunan liar, khususnya saluran air yang telah lama terpendam.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Dwi Rizki

WARTA KOTA, SAWAH BESAR -- Pembongkaran ratusan kios pedagang liar di sepanjang Jalan Pasar Karang Anyar akhirnya resmi dilakukan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2015).

Walau penertiban sukses tanpa perlawanan, tantangan terberat yang dihadapi petugas justru berasal pembersihan bangunan liar, khususnya saluran air yang telah lama terpendam.

Terhitung lebih dari dua dekade lamanya atau sekitar tahun 1994, saluran air yang berada di sisi barat Pasar Karang Anyar tidak terjamah petugas.

Alasannya pun tepat, tidak ada ruang bagi petugas lantaran seluruh badan saluran air telah lama dikuasai pedagang, kios-kios semi permanen mengisi setiap ruas gang yang senyatanya terdapat saluran air di kedua sisinya.

Buruknya kondisi saluran air tersebut terlihat saat ratusan personil petugas yang terdiri dari petugas Satpol PP, Sudin Kebersihan dan Tata Air Jakarta Pusat mulai melucuti setiap jengkal kios milik pedagang.

Saluran air yang sebelumnya terlihat tertutup rapat beton dibuka paksa oleh petugas dengan menggunakan linggis maupun alat berat.

Hasilnya pun mengejutkan, bukan hanya endapan lumpur maupun beragam sampah plastik yang ditemukan, sejumlah bangkai hewan dan limbah sayuran terlihat bercampur aduk di dalam saluran.

Para petugas pun terlihat kesulitan, karena bukan hanya proses pengurasan dilakukan dengan tangan kosong, tidak tersedianya karung-karung plastik menyebabkan seluruh sampah hanya ditumpuk ke dalam truk.

Hasilnya pun sangat mengecewakan, leleran air kotor bercampur lumpur terlihat menetes dari atas truk dan menyebar di sepanjang lintasan yang dilalui.

Kondisi tersebut pun menyebabkan bau tidak sedap yang menyengat dan kotornya jalan permukiman.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved