Breaking News:

Tip Sehat

Ini Dia Tip Mencegah Pneumonia

Anak-anak, orang dewasa yang memiliki penyakit kronik, maupun orang berusia lanjut harus berhati-hati terhadap penularan pneumonia.

the50besthealthblogs.blogspot.com
Wanita batuk belum tentu pneumonia atau radang paru. 

Jika kita menderita batuk, kita harus berobat dan sementara itu menerapkan etika batuk yang baik sehingga orang di sekitar kita tak tertular kuman atau virus yang menyebabkan batuk kita.

Mencuci tangan secara teratur juga bermanfaat untuk pencegahan penyakit.

Makan-makanan yang bergizi serta berolahraga dapat meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mengurangi risiko sakit.

Untuk pneumonia yang disebabkan oleh kuman Streptococcus pneumoniae telah tersedia vaksin. Vaksin ini dianjurkan untuk anak-anak dan orang berusia lanjut.

Begitu pula orang dewasa yang belum lanjut usianya tetapi mempunyai penyakit kronik sebaiknya melindungi diri dari pneumonia, termasuk menjalani imunisasi pneumonia ini.

Untuk anak-anak perlu penyuntikan beberapa kali sesuai panduan Ikatan Dokter Anak Indonesia, sedangkan pada orang dewasa tersedia vaksin polisakarida yang perlu diulang setiap 5 tahun atau vaksin konjugat yang dapat diberikan kepada orang berusia 50 tahun atau lebih yang kemungkinan dapat diberikan sekali saja.

Untuk vaksinasi pneumonia harap menghubungi dokter keluarga Anda agar mendapat penjelasan yang lebih rinci.

Karena pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian atau penyebab masuk rumah sakit, di negara maju imunisasi pneumonia dimasukkan dalam program, artinya dilakukan secara luas dan biaya imunisasi ditanggung pemerintah.

Pada program kesehatan Amerika Serikat, Healthy People 2020, Amerika menargetkan sekitar 80% orang berusia lanjut di negeri itu dapat diimunisasi pneumonia. Sekarang ini berarti ada tiga vaksin yang dianjurkan pada orang usia lanjut, yaitu influenza, pneumokok, dan herpes zoster.

Jemaah haji di Malaysia di samping menjalani imunisasi meningokok juga mendapat imunisasi influenza dan pneumokok.

Di Indonesia, imunisasi influenza dan pneumokok juga direkomendasikan untuk jemaah haji dan umrah, meski tidak diwajibkan seperti halnya imunisasi meningitis.

Sambil menunggu pemerintah mampu menyediakan imunisasi pneumonia untuk masyarakat secara luas, ada baiknya setiap keluarga mengusahakan untuk menjalani imunisasi pneumokok dengan biaya sendiri atau atas dukungan pembiayaan asuransi kesehatan.

Kita sekarang sudah menyadari bahwa mencegah penyakit jauh lebih baik daripada mengobati. Pemahaman ini nyata buktinya pada pneumonia.

Imunisasi pneumonia dapat menurunkan risiko penularan. Secara ekonomis menghemat biaya pengobatan baik yang langsung maupun tidak langsung.

Editor: Andy Pribadi
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved