Breaking News:

Depok Akan Punya Terminal Modern Seperti Bandara

Pembangunan Terminal Terpadu Kota Depok di Jalan Margonda Raya, Depok,diharapkan rampung dan selesai dalam 5 tahun ke depan.

Kompas.com
Terminal Depok yang ada sekarang ini. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Pembangunan Terminal Terpadu Kota Depok di Jalan Margonda Raya, Depok, yang ditargetkan dimulai November 2015 ini, diharapkan rampung dan selesai dalam 5 tahun ke depan.

Ini berarti pada 2020 mendatang, Kota Depok sudah memiliki Terminal Bus modern dan canggih yang terintegrasi dengan Stasiun KA Depok serta dilengkapi super blok sebagai pusat bisnis komersil serta hotel dan apartemen 30 lantai.

Hal itu dikatakan Juru Bicara PT Andyka Investa, Muttaqin, kepada Warta Kota, Jumat (11/9/2015). Menurut Muttaqin, dalam mega proyek ini pihaknya menginvestasikan dana sebesar Rp 1,3 Triliun.

"Dalam 2 tahun, pembangunan terminal yang terintegrasi dengan Stasiun KA serta dilengkapi fasilitas modern kita targetkan rampung. Setelah itu kita bangun pusat bisnis, hotel dan apartemen yang ditargerkan rampung dalam 3 tahun," kata Muttaqin.

Dengan begitu, kata Muttaqin, diharapkan semuanya rampung dalam 5 tahun sehingga tahun 2020, Kota Depok memiliki Terminal bus modern yang bisa dibanggakan.

Ia menuturkan terminal modern ini akan dilengkapi fasilitas canggih layaknya bandara internasional seperti eskalator, lift, pendingin ruangan serta papan pemberitahuan dengan layar LCD.

"Jadi terminal dan stasiun KA akan terhubung dengan eskalator, serta berada dalam ruangan berpendingin ruangan," katanya.

Direktur PT Andyka Investa, Soemarsono Hadi. Soemarsono memastikan bahwa pembangunan revitalisasi Terminal Terpadu Kota Depok akan mendahulukan pembangunan gedung terminal dengan segala fasilitas umum dan layanan publiknya yang menyatu dengan Stasiun KA, sebelum pihaknya membangun pusat bisnis, hotel dan apartemen 30 lantai di sana.

Sebab, kata Hadi, dalam kontrak kerjasama yang sudah disepakati dengan Pemkot Depok, pihaknya wajib membanguan semua fasilitas, sarana dan prasarana terminal serta stasiun KA secara lengkap dahulu, sebelum membangun pusat bisnis, hotel dan apartemen.

"Jadi kami lebih mendahulukan dan mengedepankan pembangunan fasilitas dan kepentingan publik sebelum membangun sejumlah bangunan komersil," katanya.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved