Breaking News:

Hari Raya Kurban

Hewan Kurban di Tanah Abang Sakit Pneumonia

Petugas Sudin Kelautan Pertanian Dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat melakukan inspeksi mendadak (sidak) sejumlah lapak penjualan hewan.

Penulis: | Editor: Suprapto
Wartakotalive.com/Dwi Rizki
Petugas Sudin Kelautan Pertanian Dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat melakukan inspeksi mendadak (sidak) sejumlah lapak penjualan hewan kurban. 

WARTA KOTA, PALMERAH— Petugas Sudin Kelautan Pertanian Dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat melakukan inspeksi mendadak (sidak) sejumlah lapak penjualan hewan kurban.

Petugas mendatangi lapak penjualan sapi milik Nurdin di Jalan KH Mas Mansyur, tepatnya di sisi flyover Karet Bivak, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (10/10).

Sidak yang dipimpin Kasudin Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat, Mulyadi yang didampingi dua orang dokter hewan, yakni dokter Ira Apriani dan dokter Hasudungan terlihat dimulai pada pukul 13.00 WIB.

Pada pemeriksaan tahap awal tersebut, kesehatan hewan kurban dinilai dari kondisi dan kebersihan beberapa organ, mulai dari hidung, mulut, telinga dan anus. Masing-masing organ pun diperiksa suhu dan kelemahannya sebagai langkah deteksi awal kesehatan hewan kurban.

"Kita periksa apakah hewan sehat dan layak untuk kurban. Pada tahap awal ini, pemeriksaan kita lakukan secara klinis atau pemeriksaan fisik dulu. Selanjutnya, pemeriksaan darah akan dilakukan tiga hari kedepan dan pemeriksaan organ dalam pada hari H (Idul Adha-red)," ungkap Mulyadi di lokasi, Kamis (10/10).

Secara rinci, dokter hewan Hasudungan selaku Kasi Peternakan Sudin Kelautan Pertanian Dan Ketahanan Pangan Pangan Jakarta Pusat menjelaskan terkait pemeriksaan. Ciri-ciri sapi sehat disebutkannya antara lain, mata jernih dan tidak berair, telinga serta anus dalam keadaan bersih tidak ada perlukaan serta kondisi mulut dan hidung terlihat lembar.

"Kita periksa ada dua yang sakit, diagnosa awal sapi kena pneumonia atau infeksi saluran pernafasan. Walau dampaknya tidak terlalu ada, tapi kondisi hewan ini tidak sesuai dengan syariat islam, karena hewan tidak sehat. Untuk mengobatinya, kita sudah berikan obat anti stres dan vitamin," jelasnya.

Selanjutnya, usai dilakukan pemeriksaan, pihak Sudin Kelautan Pertanian Dan Ketahanan Pangan Jakarta Pusat melakukan pemasangan spanduk berisi keterangan jika lapak penjualan hewan kurban telah diperiksa petugas. Hal tersebut bertujuan untuk meyakinkan masyarakat untuk membeli hewan kurban di lapak-lapak penjualan dibawah pengawasan Pemkot Jakarta Pusat.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved