Baru Keluar dari Penjara, Safrizal Kembali Tertangkap Polisi
Baru keluar dari penjara nyatanya tidak membuat Safrizal (39) kapok atas hukuman yang diperolehnya.
Penulis: Junianto Hamonangan |
WARTA KOTA, CAKUNG - Baru keluar dari penjara nyatanya tidak membuat Safrizal (39) kapok atas hukuman yang diperolehnya.
Polsek Cakung terpaksa mengamankan Safrizal yang kepergok mencuri dengan modus pecah kaca.
Padahal pagi harinya pelaku baru saja keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang.
Akibatnya ia harus kembali masuk penjara untuk membayar perbuatannya meski pelaku baru saja bebas usai mendekam di penjara selama delapan bulan.
Kejadian bermula saat pelaku bersama rekannya, Hendra, melancarkan aksi di Jalan Raya Bekasi, Ujung Menteng, Cakung, Jakarta Timur.
Keduanya menggunakan sepeda motor Yamaha Xeon BG 5272 IM untuk membobol mobil Toyota Avanza B 1117 KOO yang tengah terparkir di pinggir jalan.
"Safrizal ini berperan sebagai pengendara motor, sementara rekannya bekerja sebagai eksekutor," kata Kapolsek Cakung, Kompol Armunanto Hutahean, Rabu (9/9).
Saat kedua pelaku melihat situasi sudah aman, pelaku lalu beraksi dengan memecahkan kaca mobil. Keduanya lalu menggondol tas berisi uang tunai Rp 1,1 juta, satu buah handphone Maxtron, SIM serta STNK.
"Namun aksi mereka dipergoki warga yang melihat dan kemudian keduanya langsung diteriaki maling," ujarnya.
Tim buser Polsek Cakung yang tengah melakukan patroli rutin, langsung mengejar pelaku setelah mendengar teriakan warga.
Safrizal pun berhasil diringkus bersama sejumlah barang bukti sementara rekannya berhasil melarikan diri.
Armunanto menjelaskan dari pengakuan Safrizal, pelaku terpaksa melakukan hal tersebut karena terdesak masalah uang. pelaku yang baru saja keluar penjara, butuh uang untuk makan.
"Alasannya karena diajak teman, dan ia juga mengaku tidak punya uang jadi ikut saja," ungkapnya.
Armunanto menambahkan Safrizal merupakan residivis yang sering keluar masuk penjara.
Sebelumnya pelaku ditangkap dan mendekam di LP Cipinang selama delapan bulan atas kasus yang sama.
"Saat ini kami masih terus memburu rekan pelaku yang sudah diketahui lokasinya," tutupnya.