Sabtu, 11 April 2026

Transportasi Jakarta

Tiket LRT Rp 15.000 Rute Cibubur-Dukuh Atas

Peletakan batu pertama proyek light rapid transit (LRT) tahap IA rute Cibubur-Cawang-Dukuh Atas dilakukan Rabu (9/9/2015) pagi

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, PALMERAH— Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan memastikan peletakan batu pertama  proyek light rapid transit (LRT) tahap IA rute Cibubur-Cawang-Dukuh Atas dilakukan Rabu (9/9/2015) pagi di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwiatmoko memperkirakan nantinya untuk bisa naik angkutan kereta api ringan ini, penumpang harus membayar Rp 15.000 per orang.

Tapi, kata Hermanto, besaran tersebut belum dipastikan karena masih menilai berdasarkan perkembangan pembangunannya dalam dua tahun ke depan.

"Tiket diperkirakan Rp 15.000, tapi masih dua tahun lagi kan, jadi nilainya tergantung bagaimana ke depannya," ujar Hermanto ketika memberikan keterangan pers mengenai groundbreaking proyek LRT di Kantor Kemenhub, Selasa (8/9/2015).

Pemerintah mengharapkan proyek LRT diharapkan selesai sebelum penyelenggaraan ASEAN Games pada 2018. Groundbreaking sebelumnya akan dilakukan pada 17 Agustus lalu namun baru dilaksanakan besok.

Di mana dalam proyek ini, perusahaan BUMN PT Adhi Karya mendapatkan mandat langsung dari Presiden Joko Widodo untuk mengerjakan proyek senilai Rp 23,817 triliun ini di tahap pertama melalui peraturan presiden No. 98 tahun 2015 mengenai percepatan kereta api ringan (LRT) terintegrasi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Adhi Karya, Kiswodharmawan sebelumnya menerangkan bahwa PT Adhi Karya akan membangun sebanyak 6 rute.

Rute tersebut di antaranya adalah untuk Cawang-Cibubur, Cawang-Bekasi Timur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, Dukuh Atas-Palmerah Senayan, Cibubur-Bogor, dan Palmerah-Grogol.

“Menurut rencana, keenam rute tersebut pembangunannya akan dibagi menjadi tiga tahap. Di mana, tahap pertama (IA) menghubungkan Bekasi Timur-Cawang-Kuningan-Dukuh Atas dan (IB) Cibubur-Cawang,” kata Kiswodharmawan.

Sementara untuk tahap kedua, menurutnya akan menghubungkan jalur Cibubur-Bogor-Dukuh Atas-Palmerah-Senayan. Sedangkan tahap tiga akan akan dibangun jalur Palmerah-Grogol.

“Kami harap bisa selesai pada akhir 2018, bersamaan dengan Asian Games,” ujar Kiswodharmawan optimis.

Adapun untuk pembangunan tahap satu, dirinya menyampaikan akan dibangun sebanyak 17 stasiun yang dibangun elevated (di atas). Menurutnya hampir semua stasiun tersebut akan bisa terintegrasi dengan fasilitas transportasi seperti commuter line dan Transjakarta.

Ketujuh belas stasiun yang dimaksud oleh Kiswodharmawan untuk jalur Cibubur-Cawang terdiri dari stasiun Cibubur, Ciracas, Kampung Rambutan, Taman Mini, Cawang UKI.

Sedangkan untuk jalur Cawang-Dukuh Atas, terdiri dari stasiun Cikoko, Pancoran, Smesco, Kuningan, Sumantri Brojonegoro, dan Kuningan Central, dan Dukuh Atas.

Sementara untuk jalur Cawang-Bekasi Timur, terdiri dari stasiun Halim, Jatibening, Bekasi Barat, dan Bekasi Timur. (Agustin Setyo Wardani)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved