Rabu, 20 Mei 2026

Polisi Sulit Identifikasi Kawanan Perampok Warnet di Kelapa Dua Depok

Mereka kabur dengan kendaraan roda empat ke arah Jalan Raya Bogor.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Tribunnews.com
Ilustrasi warnet 

WARTA KOTA, DEPOK - Minimnya petunjuk yang didapat saat olah tempat kejadian perkara (TKP), membuat aparat Polresta Depok kesulitan dalam mengidentifikasi dan mengungkap kasus perampokan bersenjata api, yang terjadi di warung internet (warnet) penyedia game online 24 jam di Jalan Akses UI, di depan Universitas Gunadarma, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Sabtu (5/9/2015) pagi sekira pukul 06.30.

Apalagi, empat pelaku dimana 3 diantaranya mengenakan penutup wajah, juga menggasak kamera CCTV berikut PC serta rekaman CCTV, yang dipasang di sejumlah titik di warnet tersebut.

"Petunjuk yang kami dapat di lokasi kejadian sangat minim. Apalagi CCTV serta PC dan rekamannya ikut digasak pelaku," kata Kasat Reskrim Polresta Depok Komisaris Teguh Nugroho di Mapolresta Depok, Minggu (6/9/2015).

Menurut Teguh, pihaknya masih terus mendalami keterangan Sigit, petugas warnet yang disekap kawanan perampok, dimana kedua kaki dan tangannya diikat kabel serta mulutnya disumpal kain baju.

"Kami coba analisa keterangan sejumlah saksi," katanya.

Teguh menuturkan dari cara operasi serta sejumlah barang yang digasak, pelaku diketahui sangat profesional.

Sebab kata dia di lokasi kejadian, sangat sedikit petunjuk yang bisa ditemukan polisi untuk dapat mengidentifikasi kawanan perampok ini.

Seperti diketahui sedikitnya empat kawanan perampok bersenjata api dan bersenjata tajam menyatroni warung internet (warnet) penyedia game online 24 jam di Jalan Akses UI, di depan Universitas Gunadarma, Kelapa Dua, Cimanggis, Depok, Sabtu (4/9/2015) pagi sekira pukul 06.30.

Mereka menyekap Sigit, penjaga warnet yang saat kejadian menjaga game online seorang diri.

Para perampok berhasil menggasak televisi 32 inchi sebanyak 10 unit, berikut Play Station-4 sebanyak 5 unit dan Play Station-3 sebanyak 3 unit.

Mereka kabur dengan kendaraan roda empat ke arah Jalan Raya Bogor.

Informasi yang dikumpulkan Warta Kota, menyebutkan kawanan ini beraksi setelah seorang diantara mereka berpura-pura hendak bermain game online di warnet itu, Sabtu pagi sekira pukul 06.30.

Setelah memastikan kondisi warnet hanya dijaga satu orang, seorang pelaku ini memberi kode kepada 3 rekan lainnya.

Setelah itu, ke 3 pelaku lain yang mengenakan masker dan membawa senjata api serta senjata tajam, masuk ke dalam warnet.

Seorang pelaku langsung menodongkan senjata api ke kepala Sigit sambil mengancam dan diikuti dua pelaku lainnya yang bersenjata tajam.

Mereka lalu mengikat tangan dan kaki Sigit dengan kabel serta menyumpal mulutnya dengan kain baju.

Setelah Sigit tak berdaya keempatnya langsung menggasak televisi 32 inchi sebanyak 10 unit, berikut Play Station-4 sebanyak 5 unit dan Play Station-3 sebanyak 3 unit.

Bukan itu saja, pelaku juga menggasak kamera CCTV di warnet itu dan mengambil rekamannya.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved