Breaking News:

Liga Indonesia

Persita Sesuaikan Formasi dengan Kondisi Lapangan

Asisten pelatih Persita Tangerang akan menggunakan formasi sesuai dengan kondisi di lapangan saat melawan Persija, Kamis (3/9).

Penulis: Sigit Nugroho
Editor: Andy Pribadi
Tribunnews.com

WARTA KOTA, PALMERAH - Asisten pelatih Persita Tangerang, Wiganda Saputra mengatakan, pihaknya akan menggunakan formasi sesuai dengan kondisi di lapangan saat melawan Persija Jakarta di laga kedua Grup C di Stadion Kapten Dipta, Bali, Kamis (3/9).

"Kami memiliki dua pilihan formasi, yaitu 4-3-3 atau 4-4-2. Formasi mana yang akan digunakan akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kami akan sesuaikan formasi dengan cara bermain Persija," kata Wiganda kepada Super Ball, Rabu (2/9).

Wiganda menerangkan, pihaknya akan gunakan dirmasi 4-4-2 jika Macan Kemayoran, menggunakan satu striker dan akan menggunakan 4-3-3, jika Persija memakai dua penyerang sekaligus.

"Pemain sudah dibekali dua opsi formasi itu. Instruksi sudah diberikan terkait penyesuaian formasi tersebut," ucap Wiganda.

Dua pilihan formasi itu, terang Wiganda, sebagai cara untuk membendung serangan Persija.

"James Koko Lomell dan Bambang Pamungkas adalah penyerang yang perlu diwaspadai karena punya pengalaman bagus di lapangan. Oleh karena itu, jika mereka menggunakan kedua penyerang itu, maka kami akan menguatkan pertahanan dan mengandalkan serangan balik," ujar Wiganda.

Namun jika ternyata pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan menggunakan satu striker, pemain-pemain Persita akan tampil all out, menyerang, dan total.

Sehingga Pendekar Cisadane, julukan Persita bisa mencetak gol.

"Diprediksikan laga nanti akan berjalan menarik, karena sama-sama menargetkan tiga poin. Agar bisa menjaga peluang lolos ke delapan besar. Jadi tim yang menampilkan performa terbaik sajalah yang akan menang. Saya berharap Persita-lah yang menjadi pemenangnya, "terang Wiganda.

Wiganda menginstruksikan anak asuhnya untuk mengantisipasi aliran sepakbola dari Persija yang biasa dilakukan dari sisi sayap.

"Ramdani Lestaluhu dan Ismed Sofyan menjadi pemain yang harus diperhatikan pergerakannya. Pemain tengah Persita harus bisa menahan aliran bola dari sisi sayap Persija," tutur Wiganda.

Soal stamina, Wiganda menjelaskan, antara Persita dan Persija sama-sama tidak sebaik tim lain yang sudah melakukan persiapan lebih lama.

"Masalah buat Persita adalah kondisi stamina pemain yang hanya 70 persen. Ternyata Persija juga tidak jauh berbeda. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan mental pemain agar tetap percaya diri. Satu poin menjadi nilai plus untuk meningkatkan motivasi melawan Persija," jelasnya.

Sayangnya pada laga itu, Wiganda tidak bisa menurunkan bek kiri, Erik Setiawan yang terkena kartu merah saat melawan Mitra Kukar.

"Kami sudah menyiapkan pemain pengganti Windu Hanggoro Putra dan Zikri Akbar. Intinya kami akan memaksimalkan pemain yang ada agar bisa dapat hasil memuaskan. Lawan Persija adalah laga penentuan ke babak berikutnya. Jika menang, maka jalan kami semakin mudah. Jika kalah atau imbang, perjalanan kami ke delapan besar semakin berat," papat Wiganda. (get)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved