Kedatangan Buruh Hambat Lalu Lintas Busway di Patung Kuda
Bus Transjakarta Koridor I terpaksa berhenti beroperasi karena jalurnya terganggu.
TANAH ABANG, WARTA KOTA- Bus Transjakarta di Koridor I yang melintas dari arah Kota menuju arah Blok M dan sebaliknya mengalami hambatan ketika lewat di Bundaran Patung Kuda, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2015) pagi.
Pasalnya, ini bertepatan dengan datangnya bus-bus yang membawa buruh di dalamnya menuju arah Balai Kota.
Bus-bus yang sebagian merupakan bus pariwisata tersebut datang dari arah MH Thamrin menuju arah Balai Kota sehingga praktis harus melewati Bundaran Patung Kuda untuk sampai di Balai Kota.
Karena bus melaju cukup kencang, Transjakarta yang sedang melintas pun diminta berhenti oleh polisi di lampu merah terdekat dan mempersilakan bus-bus tersebut lewat.
Sementara itu, pantauan Warta Kota, bus pariwisata yang membawa buruh terus berdatangan dari arah MH Thamrin.
Tidak jarang, bus-bus atau kendaraan yang mengangkut para buruh dari seluruh wilayah Jabodetabek itu membunyikan musik dengan volume keras sehingga para pengguna jalan pun langsung melihat ke arah bus atau kendaraan yang melintas.
Para penumpang busway mengaku kesal karena setiap buruh datang ke Jakarta untuk berdemo. Pasalnya, kedatangan buruh ini selalu menghambat arus lalu lintas. Tidak jarang juga membuat bus Transjakarta Koridor I terpaksa berhenti beroperasi karena jalurnya terganggu.
"Sebel saya, ngapain sih mereka itu demo terus menutup jalan mengganggu orang lain?" Ujar Rosmala kepada Warta Kota.
Perempuan yang mengenakan blazer warna hitam itu juga mengeluhkan terakhir kali berdemo, buruh membuat operasional Transjakarta sempat terhenti.
"Kayaknya belum setahun ya udah demo. Waktu itu kalau nggak salah Mayday. Saya sempat turun di (halte) Dukuh Atas dan tidak bisa lanjut perjalanan karena jalurnya penuh pendemo. Kami harus naik angkutan lain," jelasnya.
Rosmala pun mengaku geram dengan aksi buruh tersebut. Dirinya memahami bahwa buruh ingin didengar, namun jika harus menyulitkan orang lain, sebaiknya demo buruh tidak diizinkan oleh pihak berwenang.
"Kalau sampai bikin transportasi lumpuh itukan namanya merugikan masyarakat. Kami ini juga punya kepentingan loh," ujar perempuan yang berkantor di Sudirman itu. (Agustin Setyo Wardhani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150901-demo-buruh-di-patung-kuda_20150901_102459.jpg)