Breaking News:

Marak Pelanggaran, Kawasan Tanah Abang Kembali Ditertibkan

maraknya PKL dan parkir liar di Tanah Abang mengharuskan dilakukannya penertiban di kawawan itu.

Penulis: | Editor: Gede Moenanto
Dwi Rizki

WARTA KOTA, TANAH ABANG -- Kembali ramai parkir liar dan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL), Pemkot Jakarta Pusat kembali melakukan penertiban skala besar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (31/8). Hasilnya pun memuaskan, ratusan kendaraan serta lapak PKL yang terbukti melanggar peraturan berhasil disita petugas.

Penertiban yang dipimpin langsung oleh Kasudin Perhubungan Jakarta Pusat, Henri Perez Sitorus yang didampingi oleh Kasi Operasi Sudin Perhubungan Jakarta Pusat, Bona Tongam Siregar memulai penertiban di Jalan Jatibaru, tepatnya depan Hotel Parmin, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada sekira pukul 10.00.

Bersama Kasatpol PP Jakarta Pusat, Yadi yang diperkuat sebanyak 70 anggota Satpol PP, petugas terlihat berjalan kaki menyisir Jalan Jatibaru dan mulai melucuti kendaraan yang terbukti parkir sembarangan. Di saat bersamaan, pihak Satpol PP pun menertibkan lapak-lapak liar maupun gerobak PKL yang beroperasi di sekitar Stasiun Tanah Abang.

Tidak berselang lama, tercatat ada sebanyak 30 sepeda motor dan lebih dari 20 lapak PKL berhasil dijaring petugas. Walau menerima penolakan dari sang pemilik, petugas terlihat tegas dan menjelaskan jika seluruh kendaraan dan gerobak PKL dapat diambil pada masing-masing gudang penyitaan, yakni lokasi penampungan barang sitaan Satlantas Polres Jakarta Pusat di Lapangan Banteng dan gudang Satpol PP di Cakung, Jakarta Timur.

"Bapak sudah melanggar peraturan, kan memang dilarang parkir di badan jalan atau trotoar, jadi terpaksa sepeda motornya kami sita. Jangan khawatir, motornya bisa diambil lagi nanti, bapak langsung saja ke sebelah barat Lapangan Banteng, tempat penampungan barang sitaan Satlantas Jakarta Pusat," jelas seorang petugas Sudin Perhubungan Jakarta Pusat kepada Anto (30) seorang pemilik sepeda motor di depan Stasiun Tanah Abang, Senin (31/8).

Mendengar keterangan petugas, warga Jalan KH Syahdan, Kemanggisan, Jakarta Barat itu hanya bisa pasrah. Walau kecewa, dirinya mengaku bersalah karena memarkirkan sepeda motornya di pinggir jalan dan berjanji tidak akan melakukan kesalahan serupa.

"Saya benar kaget, soalnya emang baru sebentar parkir di sini. Tapi itu amankan, motor saya bisa diambil lagi, besok-besok nggak lagi deh kayak gini, abisnya saya nggak tahu kalau parkir di sini dilarang, soalnya kan tadi ada tukang parkir yang ngarahin," jelasnya.

Usai menyisir kawasan pusat perniagaan Pasar Tanah Abang, petugas kemudian menuju titik rawan parkir liar dan PKL di Tanah Abang, yakni kawasan Thamrin City dan Grand Indonesia di Jalan Kebon Kacang, Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Serupa dengan penertiban sebelumnya, operasi pun mendapatkan perlawanan dari sejumlah juru parkir maupun pemilik kendaraan.

Namun, usai diberdiskusi singkat, petugas pun berhasil menertibkan belasan mobil dan ratusan sepeda motor yang parkir sembarangan. Hal serupa pun dilakukan pihak Satpol PP Jakarta Pusat, seluruh gerobak pedagang berhasil diangkut untuk disita petugas.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved