Breaking News:

Antisipasi Cabai Langka, Ini Langkah Sudin KPKP Jakarta Utara

Tak hanya mahal, cabai di setiap pasar di Jakarta Utara bakal alami kelangkaan lantaran musim kemarau.

Tribunnews.com
Ilustrasi cabai 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK - Tak hanya mahal, cabai di setiap pasar di Jakarta Utara bakal alami kelangkaan lantaran musim kemarau.

Mengantisipasi hal itu, Jajaran Suku Dinas (Kasudin) Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (KPKP) Kota Administrasi Jakarta Utara, Una Rusmana bakal melakukan blusukkan ke pasar-pasar.

"Mengantisipasi kenaikan harga sekaligus kelangkaan cabai, kami akan melakukan blusukkan di setiap pasar-pasar di Jakarta Utara dalam waktu dekat. Namun ini masih rencana," kata Una saat dikonfirmasi, Selasa (26/8/2015).

Selain blusukkan, jelas Una, pihaknya berencana akan melakukan pembagian program cabenisasi. Program itu tak hanya dilakukan di pasaran, juga diperuntukkan untuk para petani di wilayah Jakarta Utara.

"Antisipasinya apa, ya kami akan membuat program cabenisasi. Jadi, kita berikan beberapa pohon cabai yang sudah ditanam di pot. Baik itu di kawasan pasar, khususnya di Kelompok Wanita Tani wilayah Marunda dan Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara," tuturnya.

Ia berharap, September 2015 musim kemarau akan berakhir. Apabila masih kemarau, program cabenisasi akan dilakukan.

"Kami lihat juga, mau gak mereka menanam dan memelihara cabai. Kalau memang iya, kita bagikan pohon cabai yang sudah di tanam di pot-pot. Mudah-mudahan, musim kemarau cepat berakhir ya. Kalau masih kemarau juga ya kita jalankan program cabenisasi," kata Una. (Panji Baskhara Ramadhan)

Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved