Sabtu, 25 April 2026

Korea Utara Kerahkan Puluhan Kapal Selam Arah Korea Selatan

Pemerintah Korea Selatan (Korsel), Minggu (23/8/2015), murka kepada rival mereka Korea Utara (Korut), karena memobilisasi puluhan kapal selam

Editor: Suprapto

WARTA KOTA, PALMERAH— Pemerintah Korea Selatan (Korsel), Minggu (23/8/2015), murka kepada rival mereka Korea Utara (Korut), karena memobilisasi puluhan kapal selam dan unit artileri di sepanjang perbatasan kedua negara.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel mengatakan, 70 persen dari total armada kapal selam Korut atau sekitar 50 kapal selam telah meninggalkan pangkalan mereka dan menghilang dari radar militer pihaknya.

Ia menambahkan pergerakan kapal selam dalam jumlah besar seperti demikian belum pernah terjadi sebelumnya, dan pihaknya bersama dengan Amerika Serikat (AS), telah memberitahu militer masing-masing sebagai respon.

"Jumlah tersebut hampir 10 kali lipat dari tingkat normal. Kami menanggapi situasi ini sangat serius," katanya.

Korut juga meningkatkan kehadiran arteleri mereka di sepanjang perbatasan.

Dengan pengerahan kekuatan besar-besaran tersebut, pemerintah Korsel menilai Korut menampilkan kebijakan politik bermuka dua, dimana di satu pihak mereka bersedia melakukan pembicaraan damai dengan pihaknya, sementara di pihak lain memperlihatkan sikap bermusuhan.

Korut mengoperasikan lebih dari 70 kapal selam, menjadi negara yang memiliki armada kapal selam terbesar di dunia. Jumlah tersebut jauh melampaui jumlah armada kapal selam Korsel yang hanya berjumlah 10 unit. Asiaone.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved