Breaking News:

Rio Haryanto Gagal Naik Podoium karena Dihukum 10 Detik

Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, harus menelan kenyataan pahit, finis di urutan ke-15 pada balapan pertama GP2 Belgia.

Editor: Suprapto
PAOLO PELLEGRINI/GP2
Pebalap Campos Racing asal Indonesia, Rio Haryanto, memacu mobilnya pada hari pertama GP2 Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, Jumat (21/8/2015). 

WARTA KOTA, FRANCORCHAMPS- Pebalap Indonesia, Rio Haryanto, harus menelan kenyataan pahit, finis di urutan ke-15 pada balapan pertama (feature race) GP2 Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, Sabtu (22/8/2015) sore waktu setempat (malam WIB).

Insiden terjadi selepas start balapan 25 putaran ini dilakukan. Stoffel Vandoorne yang start dari posisi terdepan, melakukan kesalahan. Sergey Sirotkin sempat melesat ke depan, tetapi Vandoorne berhasil mengambil lagi tempatnya.

Pada lap ketujuh, insiden menimpa pebalap MP Motorsports, Daniel De Jong, setelah sempat bersenggolan dengan Pierrre Gasly. De Jong menabrak pembatas dengan keras yang memaksa safety car keluar. Beberapa pebalap, termasuk Rio, langsung melakukan mandatory pit stop.

Setelah dua putaran dengan safety car memimpin, bendera merah keluar dan balapan dihentikan. Para pebalap masuk ke pit lane, menunggu mobil De Jong diangkat dan perbaikan pembatas lintasan yang tertabrak.

Saat red flag, para pebalap diperbolehkan mengganti ban, tetapi mereka masih tetap punya kewajiban untuk melakukan sekali pit stop saat balapan dilanjutkan kembali, kecuali bagi mereka yang sudah melakukannya sebelum balapan dihentikan.

Dari delapan putaran pertama, Alexander Rossi memimpin balapan, disusul Mitch Evans dan Sirotkin. Rio berada di urutan ke-13, sementara pebalap Indonesia lainnya, Sean Gelael, di posisi ke-16.

Pada pukul 16.30 waktu setempat (21.30 WIB), balapan kembali dimulai dan para pebalap meninggalkan pit lane dengan safety car memimpin di depan. Setelah satu putaran, safety car meninggalkan lintasan, dan balapan dimulai dari lap ke-10.

Pada akhir lap ke-13, Rio sudah berada di urutan ke-9, tepat di belakang rekan satu timnya, Arthur Pic. Pada lap ke-16, Rio berhasil melewati Pic dan mendapatkan tempat ke-7.

Beberapa pebalap yang harus melakukan pit stop menguntungkan posisi Rio. Pada akhir lap ke-19, pebalap 22 tahun tersebut sudah berada di posisi ke-2, di belakang Vandoorne.

Podium yang sudah di depan mata hilang seketika. Rio harus menjalani hukuman stop-and-go selama 10 detik di pit karena ada personel timnya yang melakukan kesalahan di pit lane, saat balapan dimulai kembali setelah red flag.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved