Lebaran Betawi

Hadiri Lebaran Betawi PNS ini Kecewa Mobilnya Dikempiskan

Aksi penertiban parkir liar yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta, nampaknya tidak lagi pandang bulu.

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Mohammad Yusuf
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dan anggota DPRD DKI Jakarta, saat menghadiri acara Lebaran Betawi di Lapangan Banteng, Minggu (23/8). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Aksi penertiban parkir liar yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta, nampaknya tidak lagi pandang bulu.

Pasalnya, mobil-mobil yang diparkirkan di badan jalan saat acara Lebaran Betawi, Lapangan Banteng, Gambir, Jakarta Pusat, tetap dikempiskan. Pasalnya, terdapat rambu larangan parkir.

Warga pun mengaku kesal, pasalnya saat itu, sedang digelar acara Lebaran Betawi. Sementara warga mengaku kesulitan akses parkir.

Seperti yang dikatakan oleh Ra (42), salah satu PNS DKI. Ia mengaku kesal, karena empat mobilnya yang parkir di Jalan Lapangan Banteng Barat, dikempiskan oleh petugas Dishub.

Pasalnya, ia memang tidak mendapatkan akses parkir.

"Saya mau pulang sekitar jam 1 siang, tahu-tahu, empat mobil saya sudah dikempiskan. Padahal, memang tidak ada akses parkir lagi. Petugas juga nggak mengarahkan kami harus parkir dimana," kata pria tersebut, kepada Warta Kota, Minggu (23/8/2015).

Menurut Ra, seharusnya, Dishub memberikan kebijakan. Pasalnya, saat itu, sedang digelar acara Lebaran Betawi, yang cukup dipadati pengunjung.

"Ini kan lagi ada acara Lebaran Betawi, apalagi Pak Gubernur juga datang. Harusnya kasid dispensasi lah. Area parkir kan terbatas," kesalnya.

Saat itu, menurut Rahmat, terdapat kurang lebih 10 mobil yang dikempiskan.

Bahkan, penumpang mobil-mobil tersebut, juga sebagai salah satu pengisi acara.

"Mobil-mobil yang dikempiskan ditumpangi sama ibu-ibu PKK. Ada juga mobil pengantar bunga. Padahal kan mereka pengisi acara," katanya.

Rp 200.000

Akibat dikempiskan empat ban mobilnya itu, Ra terpaksa harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 200.000 untuk memompa bannya.

"Tega banget sampe empat ban yang dikempiskan. Terpaksa saya harus sewa kompressor, untuk pompa ban mobil saya. Sewanya Rp 100.000 bayar tukangnya Rp 100.000," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved