Bentrokan di Kampung Pulo
Gubernur DKI Ahok: Kalau Ditampar Pipi Kiri, Gue Pukul Lo!
Pendeta saya selalu bilang, Hok kalau ada yang tampar pipi kirimu kasih pipi kanan. Gue bilang, kalau orang tampar pipi kiri gue, gue pukul lo!
Penulis: Mohamad Yusuf |
WARTA KOTA, BALAIKOTA - Beberapa anggota DPRD DKI Jakarta, menilai aksi pembongkaran yang dilakukan Satpol PP di pemukiman Kampung Pulo, Kampungmelayu, Jatinegara, Jakarta Timur, tidak manusiawi.
Namun, Ahok juga mengatakan bahwa pihaknya enggan melakukan kekerasan.
"Kita nggak mau kekerasan kok. Kamu kalau nimpuk saya, saya tutupin gimana? Yang lempar duluan siapa? Orang selalu bolak balikin fakta. Kalau saya pukul sekarang kamu mau balas nggak kira-kira?" kata Ahok, saat di Jalan Pluit Barat, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (21/8/2015).
Tindakan tersebut, terpaksa dilakukan, karena warga juga melakukan tindakan anarkis.
Sementara, penertiban tetap harus dilakukan.
"Lo pasti mikir, saya bilang pengikut kristen, pengikut yesus. Pendeta saya selalu bilang, Hok kalau ada yang tampar pipi kirimu kasih pipi kanan. Gue bilang, kalau orang tampar pipi kiri gue, gue pukul lo! Gak ada pipi kanan. Enak aja lo kasih pipi kanan," tegas Ahok.
Seperti diketahui, dalam penertiban tersebut, Eko Prasetyo warga Gang Banten VIII RT 04/05, Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, diduga menjadi korban salah pukul oleh Satpol PP.
Saat ini Eko sedang menjalani perawatan di ruang ICU Rumah Sakit Saint Carolus, Salemba, Jakarta Pusat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150428-ahok_20150428_145002.jpg)