Sembilan Titik Rawan PKL di Kebayoran Lama Dijaga Satpol PP

Setidaknya, ada sembilan titik menjadi tempat mangkal PKL dan parkir liar.

Sembilan Titik Rawan PKL di Kebayoran Lama Dijaga Satpol PP
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi. Petugas Gabungan Satpol PP, Dishub dan Garnisun tengah merazia pedagang kaki lima (PKL). 

WARTA KOTA, KEBAYORAN LAMA -- Kembali maraknya Pedagang Kaki Lima (PKL) dan parkir liar di sekitar Kawasan Pasar Kebayoran Lama membuat Camat tidak bisa berkutik apa-apa.

Pasalnya, saat ini, petugas Satpol PP Jakarta Selatan tidak bisa berjaga karena sedang ditugaskan membantu penertiban warga Kampung Pulo.

Camat Kebayoran Lama, Munjirin Rasyid‎ menuturkan, pihaknya sudah bersurat kepada Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Sulistiyarto untuk menyiagakan personel di kawasan tersebut.

Karena, setidaknya ada sembilan titik menjadi tempat mangkal PKL dan parkir liar.

"Saat ini anggota Satpol PP sedang diperbantukan di Kampung Pulo. Jadinya tidak bisa berjaga. Tapi, saya sudah bersurat ke Kasatpol PP Jakarta Selatan untuk melakukan penyiagaan personel per shift di 9 titik," kata Munjirin saat dihubungi Warta Kota di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2015).

Sembilan lokasi itu terdiri dari dari di pertigaan Masjid Alhuda sebrang rel kereta api, kolong fly over Kebayoran Lama ada dua titi‎k, depan Pasar Kebayoran Lama atau Ramayan, Pertigaan Kramat, Jalan Ciledug Raya dan depan SMPN 48. Petugas Satpol PP baru akan aktif pada Senin (24/8/2015).

‎"Kalau Satpol PP hanya dari tingkat Kecamatan tidak cukup karena untuk penertiban di wilayah lain," tuturnya.

Untuk ‎tempat relokasi seluas 8.000 meter persegi di lahan kosong depan Pasar Kebayoran Lama, kata dia, surat-suratnya sudah diberikan ke Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi.

Oleh sebab itu, dia berharap lahan tersebut bisa segera dibebaskan untuk relokasi PKL.

"Kan bisa dibikin Hanggar untuk tempat relokasi PKL. Surat-surat tadi saya sudah berikan ke Wali Kota," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved