Satu Pleton Anggota Kepolisian Diterjunkan di Manggarai

Penjagaan oleh puluhan aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya (PMJ‎) tampak terlihat di sekitar lokasi tawuran.

Satu Pleton Anggota Kepolisian Diterjunkan di Manggarai
Bintang Pradewo

WARTA KOTA, MANGGARAI -- Tiga hari pascatawuran di Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/8) sore kondisi sudah relatif kondusif.

Penjagaan oleh puluhan aparat Kepolisian Daerah Metro Jaya (PMJ‎) tampak terlihat di sekitar lokasi tawuran.

Beberapa anggota polisi tidak menggunakan perlengkapan lengkap saat melakukan penjagaan. Mereka sifatnya hanya mengantisipasi adanya bentrok warga susulan.

Kapolsek Tebet, Kompol I Ketut Sudarma menuturkan setidaknya satu pleton pasukan atau sekitar 38 personel dari Polda Metro Jaya diterjunkan untuk mengamankan kondisi di sekitar lokasi tawuran.

Belum lagi ditambah 10 anggota dari Polsek Tebet yang selalu standby sejak terjadinya peristiwa tawuran.

"Saat ini kondisi sudah mulai kondusif karena satu pleton disiagakan disana. Belum ditambah dari anggota Polsek," kata Sudarma kepada Warta Kota di lokasi Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (20/8).

Menurut dia, pihaknya belum mengetahui akar permasalahan dari tawuran tersebut. Pasalnya, saat itu warga sedang asyik melakukan lomba memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-70.

Namun, dari warga RW 07 tiba-tiba menyerang ke warga RW 09.

Dia menampik peristiwa tawuran karena balas dendam karena ada peristiwa perkelahian salah seorang warga RW 07 dengan RW 09.

"Itu sudah kita selesaikan dan satu orang sudah kita amankan," katanya.

Segala upaya dalam mengantisipasi tawuran, kata dia, telah dilakukan seperti pembinaan serta memberikan sarana untuk olahraga.

Namun, aksi tawuran warga masing sering terjadi di kawasan tersebut.

"Kaya sudah diberikan lapangan untuk olahraga. Namun, setelah habis olahraga malah bentrok lagi," katanya.

Sehingga, dia bingung akar masalah dari aksi tawuran di Jalan Swadaya II itu. Oleh sebab itu, dia meminta semua stake holder untuk turun memecahkan masalah itu.

"Nanti kita memang mengundang tokoh masyarakat, dan anggota DPRD DKI, Ashraf Ali untuk mencari solusi dari segala masalah itu," katanya.‎

Penulis:
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved