Bentrokan di Kampung Pulo

Pembongkaran sebelum Putusan PTUN, Ahok Ajak Warga Duduki Istana

Pemprov DKI melakukan pembongkaran permukiman Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2015), sebelum putusan PTUN yang diajukan warga.

Pembongkaran sebelum Putusan PTUN, Ahok Ajak Warga Duduki Istana
Panji Baskhara Ramadhan
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) SAAT DI Masjid Islamic Centre (JIC) yang berlokasi Jalan Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara, Rabu (12/8). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pembongkaran permukiman Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2015), sebelum putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang diajukan warga.

Namun, Ahok tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Menurut Ahok, itu hanya sebuah dalih untuk mencari alasan.

"Nggak bisa, sudah saya (kasih) peringatan, tunggu lagi, tunggu lagi untuk apa? Kalau gitu kita sama-sama dudukin Istana (negara) saja sampai tungguin putusan PTUN. Boleh nggak kaya gitu? Kalau mau alasan jangan di balik-dibalik deh," kata Ahok di Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (20/8/2015).

Sebelumnya, warga Kampung Pulo menggugat surat peringatan (SP) yang dikirim Polisi Pamong Praja Jakarta Timur, ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta, pada 8 Juli 2015 lalu.

Gugatan tersebut mengenai, tahap dua tentang pengosongan rumah warga Kampung Pulo.

Warga menganggap, surat yang dikirim tanggal 15 Juni 2015 tersebut, menyalahi UU No 5 tahun 1986 jo UU No 9 Tahun 2004 Pasal 53 ayat 2 tentang peradilan Tata Usaha Negara.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved