Breaking News:

Museum Tekstil Jakarta Pamerkan Tenun dan Songket

Guna memperkenalkan kain tenun dan songket kepada masyarakat Indonesia, Museum Tekstil Jakarta mengadakan pekan museum tekstil selama seminggu.

Editor: Hertanto Soebijoto
KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Beragam jenis kain tenun Sumba digelar dalam pameran bertajuk ”Wastra Sumba: Warisan Dunia dari Indonesia” di Museum Tekstil, Jakarta Pusat. 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Guna memperkenalkan kain tenun dan songket kepada masyarakat Indonesia, Museum Tekstil Jakarta mengadakan pekan museum tekstil selama seminggu.

Kegiatan tersebut bertempat di Gedung Museum Tekstil Jakarta Jalan KS Tubun No 2, Petamburan, Jakarta Pusat. Rencananya, kegiatan ini dilaksanakan Kamis (19/8/2015)-Senin (23/8/2015).

Sedikitnya, 100 jenis kain tenun dan songket dari berbagai daerah di Indonesia dipamerkan dalam pameran ini.

Sebagai informasi, kegiatan pekan museum tekstil ini diadakan setiap satu tahun sekali.

Di tahun ini pameran tenun dan songket diusung dengan tajuk 'Ragam Songket Nusantara dan Tradisi Tenun Serupa'.

Tidak hanya menampilkan kain tenun dari berbagai daerah nusantara, di kegiatan pekan museum tekstil yang diadakan di museum yang berada di bawah manajemen Unit Pengelola Museum Seni Jakarta ini diadakan acara peluncuran buku mengenai tenun.

Buku tersebut berjudul Floating Threads dan diterbitkan oleh Yayasan Cinta Tenun Indonesia melalui penerbit Sriwijaya Pustaka yang diresmikan oleh kolektor tenun dan songket nusantara, Oke Hatta Rajasa.

Kepala Unit Pengelola Museum Seni Jakarta, Dyah Damayanti, mengungkapkan tujuan digelarnya acara ini adalah untuk meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap keberadaan museum tekstil.

"Kami juga berupaya memberikan semangat kepada para pelaku di bidang wastra tenun, yakni penenun, perancang mode, dan lain-lain untuk terus giat berkarya," jelasnya.

Selain itu, juga bertujuan untuk mendukung pelestarian dan pengembangan tenun Indonesia.

Tidak hanya itu, Dyah menambahkan, tujuan lain diadakannya pameran ini adalah agar masyarakat mengapresiasi dan berkunjung ke museum. (Agustin Setyo Wardani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved