Musim Kemarau

Tiga Hari Tidak Ada Air, Pelanggan Aetra Tangerang Menjerit

Sudah dikabarin perusahaan air minum PT Aetra Air Tangerang kalau hari ini air udah produksi lagi.

Tiga Hari Tidak Ada Air, Pelanggan Aetra Tangerang Menjerit
Warta Kota/Banu Adikara
Suasana kekeringan Cisadane dan Pintu air 10. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Kian langkanya pasokan air bersih di sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang makin membuat para pelanggan perusahaan air minum, khususnya PT Aetra Air Tangerang makin risau. Mereka mulai stress dengan kelangkaan air ini.

Haryono (34), warga Talaga Bestari Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa dirinya mulai gusar dengan krisis air ini. "Kesel sih, tapi ya nggak bisa nyalahin siapa-siapa. Namanya alam kok," katanya.

Haryono mengatakan, air di rumahnya sudah mati sejak tanggal 16 Agustus kemarin sampai Selasa (18/8) siang ini.

"Sudah dikabarin perusahaan air minum PT Aetra Air Tangerang kalau hari ini air udah produksi lagi. Tapi harus nunggu lima sampai delapan jam dulu baru nyampe rumah," katanya.

Haryono mengatakan, selama tiga hari kemarin, dirinya sibuk meminta tadahan air ke tetangga-tetangganya yang menggunakan air tanah.

"Hari Minggu kemarin saya baru pulang dari Bandung malam-malam. Pas nyampe rumah nggak tahunya air sudah mati. Terpaksa keliling dulu ke tetangga-tetangga minta air. Mau nangis rasanya, mas. Udah capek, masih harus cari air. Untung tetangga saya pada baik," katanya.

Satu-satunya solusi, kata Haryono, adalah menampung air sebanyak-banyaknya selagi air dari PT Aetra Air Tangerang bisa kembali diproduksi. "Saya tinggal serumah berlima, anak tiga. Harus pintar-pintar pakai air. Memang air sudah hidup sekarang ini, tapi kalau nanti mati lagi kan repot," katanya.

Penulis: z--
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved