Kamis, 9 April 2026

Kecelakaan Pesawat

Ibu Pramugari Trigana Air Shock dan Sering Pingsan Dirumahnya

Maaf yah, kalau wawancara nanti dulu. Bisa melalui saya

Panji Baskhara Ramadhan
Dita Amelia Kurniawan (21), salah satu pramugari sekaligus korban jatuhnya Pesawat Trigana Air. 

WARTA KOTA, KOJA - Reani (40), Ibunda pramugari Trigana Air ATR 42 PK YRN dengan nomor penerbangan IL-267, rute Jayapura - Oksibil (21), Dita Amelia Kurniawan masih shock dan kerap pingsan di rumahnya, di Kampung Beting, Jalan Angsana I, RT 001/18, Koja, Jakarta Utara, Selasa (18/8/2015).

Hal itu diungkapkan langsung oleh paman Dita, Redami (36).

"Ibunya Dita masih shock mas. Sering pingsan. Ampe berkali-kali. Maaf yah, kalau wawancara nanti dulu. Bisa melalui saya," kata Redami di kediaman Dita.

Pria berambut cepak ini mengungkapkan, Ibu Dita shock sejak pesawat yang ditumpangi Dita kecelakaan di Kawasan Pegunungan Bintang, Papua.

"Ibunya shock sekali ketika melihat berita di televisi dan media online. Saya juga lihat," tuturnya.

Sebelumnya, Pesawat Trigana Air PK-YRN nomor penerbangan IL-267 rute Jayapura-Oksibil yang lepas landas dari Bandara Sentani pada Minggu (16/8) pukul 14.22 WIT hilang kontak di sekitar wilayah Oksibil, Papua.

Pesawat itu diketahui mengangkut 54 orang penumpang dan kru. Pesawat yang diperkirakan tiba di Oksibil pukul 15.04 WIT itu terakhir melakukan kontak dengan menara Oksibil pada pukul 14.55 WIT.

Basarnas juga sempat menyatakan bahwa pesawat itu ditemukan dalam keadaan hancur dan terbakar di Kampung Oksob, Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Tak hanya itu, Tim SAR gabungan yang diterjunkan ke lokasi jatuhnya pesawat Trigana Air PK-YRN. Kotak hitam itu akan segera diserahkan kepada pihak KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi). (Panji Baskhara Ramadhan)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved