69 Persen Pembeli Online Gunakan Ponsel

Indonesia juga merupakan pengguna facebook terbesar kelima di dunia.

69 Persen Pembeli Online Gunakan Ponsel
agustin setyo wardhani
CEO Tokopedia William Tanuwijaya (kiri) dan COO Tokopedia Leontinus Alpha Edison dalam acara konferensi pers perayaan ulang tahun Tokopedia yang ke-6 di Intercontinental MidPlaza Hotel, Tanahabang, Jakarta, Senin (17/8/2015) sore. 

TANAH ABANG, WARTA KOTA- Sebesar 69 persen pembeli belanja daring ternyata menggunakan perangkat mobile.

Sementara, sisanya, sebanyak 31 persen berbelanja menggunakan perangkat komputernya.

Hal ini, menurut Chief Executive Officer Tokopedia William Tanuwijaya, karena makin berkembangnya teknologi, terutama perangkat mobile dan internet di Indonesia.

"Pengguna ponsel di Indonesia itu sudah melebihi pertumbuhan populasi penduduk. Indonesia yang merupakan negara kepulauan, bahkan kota kecil di Sumatera saja menggunakan internet dengan kabel fiber optic bawah laut," katanya.

Bahkan, menurutnya Indonesia juga merupakan pengguna facebook terbesar kelima di dunia.

Sayangnya, saat ini penggunaan internet untuk bisnis jual beli online (e-commerce) di Indonesia masih di bawah satu persen.

William menyebutkan, dengan fasilitas internet dan kemajuan teknologi, maka menurutnya bisnis perdagangan online (daring) bisa bertumbuh lebih besar lagi.

Will membeberkan, saat ini di negara maju seperti Amerika Serikat dan Cina e-commerce sudah mencapai 10-13 persen dari total bisnis. Sementara, di negara berkembang seperti India, Malaysia, dan Singapura baru tumbuh sebesar tiga persen saja.

Karena itu, Will juga mengajak semua masyarakat dan berbagai pihak lain untuk bergabung dalam bisnis e-commerce.

Bahkan, ia mengajak anak muda untuk kreatif dengan memanfaatkan teknologi sehingga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk banyak pihak.

Terkait persaingan, William mengaku tidak khawatir. "Persaingan itu diperlukan, dengan banyaknya pesaing, maka edukasi pasar bisa dilakukan secara kolektif karena pengguna situs jual beli online di Indonesia masih di bawah 1 persen," tuturnya.

"Kami mengundang pemain e-commerce bisa makin banyak," ajaknya.

Editor: Tri Broto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved