Musim Kemarau

Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah dan Masyarakat Atasi Kekeringan

Setidaknya ada lima hal yang wajin dilakukan pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi kekeringan yang diprediksi bisa kembali terjadi

Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah dan Masyarakat Atasi Kekeringan
Tribunnews.com
Kekeringan 

WARTA KOTA, TANGERANG - Kekeringan dan krisis air bersih yang melanda Tangerang disebutkan terjadi akibat kesalahan pengelolaan air yang dilakukan pemerintah dan warga.

Seluruh pihak pun diharapkan bisa mengambil hikmah bahwa air bersih harus lebih dihemat kedepannya.

Pengamat Lingkungan Hidup Universitas Trisakti, Nirwono Joga pada Jumat (14/8) mengatakan, setidaknya ada lima hal yang wajin dilakukan pemerintah maupun masyarakat untuk menghadapi kekeringan yang diprediksi bisa kembali terjadi di musim kemarau berikutnya.

"Pertama adalah pemerintah harus segera merevitalisasi besar-besaran situ, dan waduk yang ada di Tangerang. Waduk dan situ ini juga sebaiknya dibuatkan sodetan ke sungai-sungai terdekat, supaya tampungan air bisa jauh lebih banyak. Waduk juga harus diperdalam dan diperluas," katanya.

Poin kedua adalah melakukan naturalisasi sungai-sungai.

Salah kaprah yang sering terjadi, kata Nirwono, adalah sungai-sungai selama ini dinormalisasi.

Padahal, proses normalisasi sungai justru membuat air dari hulu semakin cepat terbuang.

"Naturalisasi sungai adalah cara mempertahankan sumber daya air, dimana air bisa ditampung oleh badan sungai dan bisa bertahan lebih lama untuk dimanfaatkan sebagai sumber kehidupan dan sumber cadangan air. Akan lebih baik jika kawasan sekitar sungai dilakukan penghijauan dan sodetan ke waduk terdekat," kata Nirwono lagi.

Poin ketiga adalah membangun kolam-kolam penampungan air di seluruh taman yang ada.

"Paling tidak dengan luas satu meter dan kedalaman dua meter," katanya.

Poin terakhir adalah penggalakkan pembuatan sumur resapan di setiap rumah.

"Ini sangat ekonomis dan sederhana. Tapi kalau satu rumah punya satu, sangat membantu untuk persediaan air saat musim kemarau," kata Nirwono. (Banu Adikara)

Penulis: z--
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved