Musim Kemarau

137 Ribu Kepala Keluarga Krisis Air Bersih

Saat ini, setidaknya sudah lebih dari 137.000 rumah yang kesulitan air bersih.

137 Ribu Kepala Keluarga Krisis Air Bersih
Kompas.com
Warga antre untuk mendapatkan air bersih. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Kekeringan yang melanda Tangerang Raya kian membuat warga yang mengalami krisis air bersih semakin banyak.

Saat ini, setidaknya sudah lebih dari 137.000 rumah yang kesulitan air bersih.

Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, kemarau panjang mulai memberikan dampak kepada warga di sejumlah kawasan perumahan di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang.

Sejumlah warga mulai mengeluh kehabisan air sehingga tidak bisa mandi dan mencuci.

Direktur Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja, Rusdy Machmud pada Rabu (12/8) menuturkan, pihaknya melayani sekitar 90.000 pelanggan dari saluran Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikokol.

"Itu baru IPA Cikokol saja, belum termasuk IPA Babakan dan IPA Teluk Naga. IPA Cikokol ini melayani ke sejumlah daerah di Kota dan Kabupaten Tangerang," katanya.

Rusdy mengatakan, pihaknya sudah meminjam beberapa pompa untuk memproduksi air bersih dan menyalurkannya ke pelanggan.

"Pompa digunakan supaya air kali yang debitnya sudah dibawah pipa intake ini bisa tetap diolah. Kami kini hanya mampu memproduksi 150 liter per detik dari produksi normal sebanyak 1.200 liter per detik," kata Rusdy.

Sementara itu, kata Humas PT Aetra Air Tangerang, Ira Indirayuni mengatakan, perusahaannya melayani sekitar 47.000 pelanggan yang tersebar di Kabupaten Tangerang.

"Pembagian distribusi air terpaksa harusnkami lakukan secara bergantian, supaya semuanya kebagian," kata Ira.

Ira mengimbau, warga yang sudah mendapatkan giliran air bersih sebaiknya segera melakukan penampungan agar saat air mati nanti sudah ada persediaan air. (Banu Adikara)

Penulis: z--
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved