Pejabat Menperin Diperiksa Kasus Impor Garam

Beberapa dokumen dan perangkat komputer disita oleh penyidik saat pengeledahan itu.

Penulis: | Editor: Andy Pribadi
Kompas.com
Petani garam. 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Usai pengeledahan di Gedung Kementerian Perindustrian di Jalan Gatot Subroto Kav 52-53, Jakarta Selatan, Senin (10/8) malam, penyidik kembali memanggil dua orang untuk mengungkap kasus pelanggaran izin impor produk pertanian yang merugikan pertanian dalam negeri.

Dua orang yang dipanggil penyidik adalah pejabat di lingkungan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar M Iqbal mengatakan ‎sebelumnya Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya sudah memeriksa dua orang lainnya yaitu W dan P.

Namun, keduanya sudah dipulangkan, Selasa (11/8)‎ pagi karena sudah selesai pemeriksaan.

"Intinya mengumpulkan alat bukti dalam tahapan pre-clearence dan berhubungan dengan lima tersangka. Tim yang dibawa koordinator Dirkrimsus,berinisial W dan P. Mereka tadi pagi sudah dipulangkan," kata Iqbal di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (12/8).

Saat ini, kata dia, ada dua pejabat yang sedang diperiksa oleh penyidik.

Dua orang yang diperiksa berinisial K dan S yang merupakan pejabat di lingkungan Kemenperin RI. Dimana, mereka diduga melakukan perbuatan melawan hukum di bidang garam.

"Hari ini dipanggil lagi K dan S. Mereka sekelas Kasubdi di Bidang Garam," tuturnya.

Beberapa dokumen dan perangkat komputer disita oleh penyidik saat pengeledahan itu.

Dia memprediksi akan ada tersangka baru dalam kasus tersebut. Namun, harus disesuaikan dengan alat bukti yang cukup.

"‎Tim sedang melakukan pengembangan sampai keluar kota untuk menggeledah dan memeriksa," kata dia.

Hal senada diungkapkan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Pol Mudjiono.

Menurutnya, pihaknya masih memeriksa 21 dokumen dan satu unit komputer yang sebelumnya disita saat penggeledahan pada Senin (10/8) malam, di Kantor Kementerian Perindustrian di Jalan Gatot Subroto Kav 52-53, Jakarta Selatan.

"Hari ini kita masih memeriksa pejabat lagi," tuturnya.

Mudjiono mengatakan, pejabat yang saat ini diperiksa merupakan dari Menteri Perindustrian yang berinisial A. "Satu, baru datang dia," ujarnya.(bin)

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved