VIDEO: Wow, Tarif PSK di Dubai Rp3,6 Juta per 3 Jam

PSK yang kelak ingin jadi guru itu mendapat uang 500 Dirham atau sekitar Rp1,8 juta dalam satu jam.

WARTA KOTA, PALMERAH - Para perempuan dari India, Sri Lanka, Bangladesh, Indonesia, Ethiopia, Eritrea, Pakistan, dan Filipina ke Uni Emirat Arab umumnya karena ingin bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Namun, mereka kemudian berhadapan dengan berbagai kondisi buruk.

Misalnya, jam kerja yan berlebihan tanpa upah lembur, dilarang pegang paspor, pembatasan aktivitas di luar, bahkan penyiksaan fisik maupun pelecehan seksual.

Banyak juga perempuan yang diperdagangkan di sana berasal dari dari Uzbekistan, Kyrgyzstan, Ukraina, Rusia, Kazakhstan, Armenia, Azerbaijan, Nigeria, Ethiopia, Eritrea, Somalia, Uganda, India, Pakistan, Afghanistan, China, Filipina, Iraq, dan Maroko.

National Geographic Channel pun mengirim reporternya, Mimi Chakarova, ke Dubai, ibukota Uni Emirat Arab.

Reporter perempuan itu melakukan investigasi ke klub-klub malam di Dubai.

Ia pakai kamera tersembunyi untuk mengambil video aktivitas pelacuran di sana.

Namun, lazimnya standar jurnalistik, dia juga mewawancarai terbuka seorang pelacur dan pengamat di negeri berpenduduk mayoritas muslim yang semakin kapitalistik itu.

Halaman
12
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved