Selasa, 12 Mei 2026

Koran Warta Kota

Ibunda Rian Menjerit Histeris

Kegelisahan pasangan Hadi Santoso (65) dan Rukmila (58) selama sembilan bulan terjawab sudah.

Tayang:
Editor: Lucky Oktaviano
dok.Warta Kota
Hayriantira (37) alias Rian, asisten Presiden Direktur PT XL Axiata 

WARTA KOTA, GARUT -- Kegelisahan pasangan Hadi Santoso (65) dan Rukmila (58) selama sembilan bulan terjawab sudah.

Sang anak kesayangan, Hayriantira (37) alias Rian, Asisten Presiden Direktur PT XL Axiata, ternyata tewas dibunuh di hotel di Garut.

Rabu (5/8) Rukmila bertemu dengan Andy Wahyudi (38), sang pembunuh anaknya, di Polda Metro Jaya.

Menurut informasi, ketika Andy mengaku telah membunuh Rian di Garut, Jawa Barat, Rukmila langsung menjerit histeris. Dia meronta-ronta, tak menerima anaknya diperlakukan seperti itu.

Beberapa orang kerabat, termasuk penyidik berusaha menenangkan Rukmila. Suara tangisan Rukmila bahkan sampai terdengar ke ruangan lain.

Namun, kemarin Rukmila mulai tenang. Bersama suami dan keluarga lainnya, Rukmila sengaja berangkat ke Garut begitu mengetahui bahwa anaknya Rian dibunuh di sana, Oktober 2014 lalu.

Mereka sengaja menginap di Hotel Cipaganti, tempat Rian meregang nyawa.

Kepada resepsionis hotel, Rukmila malah meminta kamar yang lokasinya berseberangan dengan kamar nomor 5, tempat anaknya dihabisi oleh Andy.

Dari kamar itu, menurut Rukmila, dia selalu memandang lokasi kamar tempat anaknya dibunuh.

"Kami memang sejak pertama ingin menginap di sini. Apalagi kami tahu akan ada rekonstruksi hari ini (kemarin —Red)," ucap Rukmila kepada Warta Kota, Kamis (6/8).

Kepada orang yang datang dia selalu berupaya untuk tersenyum. Ketika rombongan dari Jakarta yang membawa Andy tiba, Rukmila sama sekali tak mau keluar kamar. Dia tak ingin melihat wajah pembunuh anaknya lagi. "Cukup sekali saja," katanya.

Kemarin pagi, Rukmila dan suaminya menjalani tes DNA di Polres Garut. Kepada polisi, pasangan itu meminta agar jenazah anaknya yang sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cibunar, Garut, sebagai jenazah tanpa nama, bisa dipindahkan ke Brebes, kampung halaman keluarga Rian.

"Walaupun hanya seonggok tanah, kami ingin memakamkan anak kami ini secara layak. Agar kami bisa terus mendatangi makamnya dan mengenangnya," ucap Rukmila dengan berlinang air mata.

Sejak kecil

Rukmila mengaku mengenal Andy sebagai teman dekat anaknya. "Setahu saya, dulu mereka berkenalan saat Rian sakit," katanya.

Andy yang mengaku punya kemampuan menyembuhkan penyakit bersedia membantu Rian.

Dari situlah mereka kenal, lalu semakin dekat, dan akhirnya jadi teman dekat. Terutama setelah Hayriantira bercerai dengan suaminya sekitar Januari 2014.

Sementara itu, Agung Ari Wibowo (29), adik Rian, mengungkap cerita lain soal hubungan kakaknya dengan Andy.

Menurut Agung, Andy sebenarnya sudah mengenal keluarga mereka sejak lama. Terutama sejak kakak pertamanya bersekolah SMP di Jakarta.

Keluarga ini dulu memang tinggal di Pondok Kopi, Jakarta Timur, sebelum akhirnya pindah ke kampung halamannya di Brebes, Jawa Tengah.

"Jadi waktu kakak pertama kami SMP, Andy ini teman dekat kakak pertama saya itu," ucap Agung. Andy sering main ke rumah, tapi tak terlalu mengenal dengan Rian.

Setelah kakak pertamanya lulus SMP, Andy tak pernah muncul lagi. Lalu belakangan baru mulai muncul saat rumah tangga Rian dan suaminya, Dian Wijaya, retak.

"Mereka bertemu lagi lewat Facebook, dikenalkan oleh kakak pertama saya itu," kata Agung.

Tapi ternyata hubungan itu terus berlanjut di saat rumah tangga Rian mulai retak. Bahkan saat Rian menjalani proses sidang cerai, Andy lah yang banyak menemaninya di persidangan.

"Dulu saya menganggapnya kakak saya itu butuh seseorang yang mendampinginya di saat sulit. Makanya saya dan keluarga pun maklum," kata Agung.

Apalagi Andy dikenal sebagai teman lama kakak pertama mereka. "Tak sangka juga akhirnya bisa begini. Saya juga tak habis pikir kok dulu bisa maklum saja," ucap Agung.

Agung mengaku, dia dan ibunya tahu bahwa Andy yang dekat dengan kakaknya itu sudah punya keluarga dan anak.

**Baca Selengkapnya di Harian Warta Kota, edisi Jumat 7 Agustus 2015**

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved