Jakarta Macet
Motor Masuk Tol Nggak Ngaruh, Kena Macet Juga
Masuk tol enggak ngaruh, soalnya di atas tol juga macet," kata pengendara yang sudah dua kali merasakan masuk tol JORR
WARTA KOTA, CILANDAK - Syaiful (35) asik menyeruput kopinya di tepi jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan.
Ia tengah beristirahat sejenak setelah bermacet-macetan dari rumahnya di Ciputat, Tangerang Selatan, menuju tempat kerjanya di kawasan Ampera.
Pengendara sepeda motor ini pun mengungkapkan banyak titik macet yang harus ia lewati, salah satunya di Jalan TB Simatupang di depan mal Cilandak Town Square (Citos).
Kebijakan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan yang memperbolehkan mobil dan sepeda motor masuk tol dinilainya tidak terlalu berpengaruh.

"Masuk tol enggak ngaruh, soalnya di atas tol juga macet," kata pengendara yang sudah dua kali merasakan masuk tol Jakarta outer ring road (JORR) dengan motornya ini kepada Kompas.com, Rabu (5/8).
Ia mengungkapkan, lajur jalan tol yang boleh dimasuki sepeda motor itu sangat sempit yakni hanya selebar tidak sampai 2 meter. Sehingga bila mobil berjalan terlalu di tengah, sepeda motor akan sulit berjalan berdampingan dengan mobil.
"Mau nyalip begitu kadang susah, soalnya jalannya terlalu sempit. Apalagi kalau mobilnya lumayan lebar, kayak mobil MVP, agak susah nyalipnya," ujarnya.
Agung (32), pengendara motor lainnya, mengatakan, kemacetan di Jalan TB Simatupang tidak terlalu berbeda sebelum ada kebijakan masuk tol gratis. Sebab, menurut dia, sumber kemacetan juga berasal dari kendaraan dari arah Jalan Cilandak Tengah yang letaknya tak jauh dari Citos.
"Ini kendaraan yang mau keluar dari Cilandak tengah bikin macet juga, soalnya kan jadi nungguin dia keluar dulu," kata dia.
Warga Pondok Aren ini pun berharap proses pelebaran Jalan TB Simatupang segera selesai. Sebab, hal itu akan sangat berpengaruh terhadap lalu lintas di sana. Pengendara motor lainnya, Bayu (29) pun mengungkapkan hal senada.
Menurut dia, selama pelebaran jalan di Jalan TB Simatupang belum rampung, kemacetan akan tetap terjadi. Karena sepeda motor yang akan melewati jalan itu akan terhambat.
"Kalau banyak material pinggir jalan kan motor susah juga lewatnya, jadi harus nyelip-nyelip di antara mobil," ucapnya.
Berdasarkan pantauan Kompas.com Rabu pagi, Jalan TB Simatupang mengalami kemacetan. Volume kendaraan yang tinggi dari arah Pondok Indah dan Jalan Fatmawati menyatu di ruas jalan yang hanya terdiri dari dua lajur tersebut.
Alhasil, antrean kendaraan cukup dapat dirasakan. Kendaraan hanya bisa berjalan dengan kecepatan lambat, tidak lebih dari 5 kilometer per jam. Bahkan, beberapa kali terhenti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150805motor-masuk-tol-nggak-ngaruh-kena-macet-juga_20150805_100259.jpg)