TPA Terbatas, Warga Tangerang Selatan Dianjurkan TPST 3R

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Selatan meminta warga bekerja sama dalam meminimalkan sampah di TPA Cipeucang.

TPA Terbatas, Warga Tangerang Selatan Dianjurkan TPST 3R
Warta Kota/Banu Adikara
Sampah TPA Cipeucang Tangsel yang makin tinggi. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Nyaris over kapasitasnya TPA Cipeucang membuat Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Selatan meminta warga bekerja sama dalam meminimalkan sampah.

Diberitakan sebelumnya oleh Warta Kota, tumpukan sampah di TPA Cipeucang, Setu, Kota Tangerang Selatan semakin menggunung. Lokasi penampungan sampah itu pun nyaris over kapasitas karena keterbatasan lahan.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang Selatan, Yepi Suherman pada Selasa (4/8/2015) mengatakan, pemkot sudah menjalankan program Tempat Pengolahan Sampah Terpadu 3R (reduce, reuse, recycle).

"Sudah ada 40 TPST 3R yang tersebar di tujuh kecamatan Kota Tangsel. Program ini sudah berjalan sejak 2011 kemarin," kata Yepi.

Menurut Yepi, satu TPST 3R bisa menampung sampah rumag tangga dari sekitar 300-1000 kepala keluarga.

"Dengan TPST 3R ini, masyarakat bisa mendaur ulang sampah-sampah menjadi barang yang berguna, misalnya sampah organik bisa jadi pupuk, sampah non-organik bisa jadi barang industri kreatif," katanya.

Adanya program TPST 3R ini, kata Yepi, sejauh ini bisa mengurangi sekitar 30 persen dari total sampah yang dihasilkan di Tangsel per harinya.

"Sampah di Tangsel per harinya bisa sekitar 360 ton. Adanya program TPST 3R dan bank sampah membuat tidak semua sampah tersebut harus diangkut ke TPA. Hanya sekitar 120 sampai 130 ton yang setiap harinya datang," katanya.

Penulis: z--
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved