Musim Kemarau

Dua Saluran Irigasi Utama Kabupaten Tangerang Rusak

Rusaknya dua saluran induk irigasi disana juga menjadi penyebab kekeringan di Kabupaten Tangerang

Dua Saluran Irigasi Utama Kabupaten Tangerang Rusak
Warta Kota
ILUSTRASI - Bocah melewati area persawahan yang kering di pinggir Jalan Raya Tanjung Pasir, Tangerang, Banten, Kamis (8/9/2011). Musim kemarau yang berkepanjangan membuat sejumlah area persawahan di Tangerang kekurangan air. Petani memperkirakan mulai kembali bisa menggarap sawah pada bulan November saat memasuki musim penghujan. 

WARTA KOTA, TANGERANG - Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang mengatakan, kekeringan yang terjadi di Kabupaten Tangerang bukan hanya dipicu cuaca saja.

Rusaknya dua saluran induk irigasi disana juga menjadi penyebabnya.

Kepala Bidang Perencanaan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah pada Senin (3/8) mengatakan bahwa dua saluran induk utama yang rusak adalah saluran induk wilayah Cisadane Barat dan Saluran Induk Cidurian.

"Dua saluran induk ini adalah saluan yang mengalirkan air ke daerah pesisir dan pantai utara. Rusaknya dua saluran ini, ditambah sedang musim kemarau, membuat kawasan pantai utara yang berada di hilir mengalami kekeringan cukup parah," kata Iwan

Menurut Iwan, kerusakan dua saluran induk tersebut sudah mengalami kerusakan hingga 70 persen.

"Masing-masing saluran induk memiliki tanggul dan pintu air. Keduanya sudah rusak," katanya.

Rusaknya dua saluran itu, kata Iwan, menyebabkan air dari kali Cisadane dan Cidurian tidak bisa mengalir maksimal.

"Karena juga ada sedimentasi parah, airnya tidak bisa sampai ke hilir," katanya.

Untuk diketahui, setidaknya ada 20 kecamatan di Kabupaten Tangerang yang mengalami kekeringan, khususnya di kawasan pantai utara.

Beberapa kecamatan yang mengalami kekeringan diantaranya kecamatan Rajeg, Sepatan, Paku Haji, Teluk Naga, Kresek, Mauk, Kronjo, Kemiri, Sukadiri, dan Pasar Kemis. (Banu Adikara)

Penulis: z--
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved