Breaking News:

Pekerja Tewas Hirup Gas Hidrogen Dalam Proyek Galian Pipa di Fatmawati

Mendadak Suherlan mencium gas hidrogen di dalam galian pipa. Masker penutup mulut korban tidak mampu menghalangi masuknya gas berbahaya itu.

Penulis: | Editor: Tri Broto
Warta Kota/bintang pradewo
Suherlan bin Uding (47) tewas diduga karena menghirup hidrogen saat mengerjakan pipa gas di bawah fly over lampu merah Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8/2015) sore. 

CILANDAK, WARTA KOTA- Saat mengerjakan pipa gas di bawah fly over lampu merah Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (01/08/2015) sore, Suherlan Bin Uding (47) tewas.

Suherlan tewas diduga akibat menghirup hidrogen dalam pengerjaan itu. Jasad Suherlan langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan, Kompol Aswin menuturkan kejadian itu terjadi pada pukul 13.00.

Namun, baru dilaporkan ke Polsek Cilandak pada pukul 18.00. Pipa gas itu merupakan milik PT Torindo Utama Sakti yang berkantor di Jalan Bangka Raya No 10 A, Mampang, Jakarta Selatan.

Pihak kepolisian yang mendapatkan informasi tersebut langsung mendatangi tempat kejadian perkara. Beberapa saksi sudah diperiksa atas tewasnya seorang pekerja saat melaksanakan tugasnya.

Berdasarkan keterangan Asri Handani (32), salah seorang saksi kronologi kejadian kecelakaan kerja saat korban turun ke dalam galian pipa gas.

Namun, tiba-tiba korban mencium gas hidrogen yang ada di dalam galian gas. Masker penutup mulut korban tidak bisa menghalangi masuknya gas berbahaya itu.

"Ketika korban turun ke dalam galian mencium gas hidrogen yang ada didalam galian gas yang mengakibatkan korban lemas dan tidak bisa naik ke atas. Kejadian baru dilaporkan ke Polsek Cilandak Jakarta Selatan sekira pukul 18.00 WIB," kata Aswin melalui pesan singkatnya kepada wartawan di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (02/08/2015).

Jasad Suherlan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati. Pihak kepolisian juga telah memeriksa saksi-saksi dan mengamankan barang bukti. (bin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved