Kecelakaan Kerja

Korban Tewas Menghirup Gas Hidrogen Ternyata Kepala Teknisi

Suherlan bin Uding, pria yang tewas karena menghirup gas hidrogen di bawah fly over Fatmawati adalah seorang Kepala Teknisi PT Torindo Utama Sakti.

Korban Tewas Menghirup Gas Hidrogen Ternyata Kepala Teknisi
Warta Kota/bintang pradewo
Suherlan bin Uding (47) tewas diduga karena menghirup hidrogen saat mengerjakan pipa gas di bawah flu over lampu merah Jalan Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (1/8) sore. 

WARTA KOTA, CILANDAK - Suherlan bin Uding (47), pria yang tewas karena menghirup gas hidrogen di bawah fly over Fatmawati adalah seorang Kepala Teknisi dari PT Torindo Utama Sakti.

Awalnya, korban adalah seorang preman yang diajak bergabung bersama perusahaan itu.

Kapolsek Cilandak, Kompol Muhammad Safii menuturkan bahwa korban sudah puluhan tahun bekerja di perusahaan itu.

Berawal dari seorang preman yang diajak bergabung hingga menjadi kepala teknisi di perusahaan itu. Korban kini sudah disemayamkan di kampung halamannya di Subang, Jawa Barat.

"Dia awalnya dulu preman, terus diajak bergabung menjadi pegawai kontrak hingga sekarang menjadi Kepala Teknisi," kata Safii saat dihubungi Warta Kota di Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2015).

Menurutnya, ada beberapa keluarga yang bekerja di perusahaan itu. Karena mengalami kecelakaan kerja, pihak perusahaan lah yang menganti rugi kepada keluarga yang ditinggalkan.

"Kemarin semua keluarganya datang pas kejadian itu. Karena kecelakaan kerja, maka semuanya ditanggung perusahaan," tuturnya.

Awal kejadian, kata dia, ada tiga orang yang masuk ke lubang pipa gas itu. Namun, karena gas sudah dibuka, kedua pekerja lainnya naik dan tersisa korban.

Suherlan sempat diingatkan untuk naik ke atas, namun karena mempunyai peran sebagai Kepala Teknisi maka dia bertahan.

"Sudah diingatkan untuk naik, tapi korban tidak kuat dan lemas di dekat lokasi pipa gas. Korban meninggal dunia karena menghirup gas hidrogen," ucapnya.

Halaman
12
Penulis:
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved