Aceh Pasok Sabu-sabu ke Wilayah Koja di Jakarta Utara
Sabu-sabu di Koja, Jakarta Utara dipasok dari Aceh.
KOJA, WARTA KOTA- Jajaran Resmob Polsektro Koja membekuk tiga pengguna sekaligus pengedar narkotika jenis sabu-sabu.
Penangkapan yang dilakukan secara bertahap itu berawal dari Fauzi (27), buruh serabutan, yang dibekuk di rumah kosnya di Jalan Kalibaru Barat I, RT 10/08, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (1/8/2015).
Dari tangan pengguna sabu-sabu itu, polisi menyita 0,28 gram sabu-sabu. Fauzi mengaku membeli narkotika itu dari Mat Yasin (35)
Kapolsek Koja, Komisaris Frans Siregar, mengatakan, pihaknya lalu menyamar sebagai pembeli dengan menghubungi Mat Yasin.
"Mudah saja, Fauzi kami perintah untuk membeli lagi sabu itu untuk memancing Mat Yasin," terang Frans.
Sabu Dalam DVD Player
Mat Yasin ditangkap di lokasi tak jauh berbeda dengan penangkapan Fauzi. Dari tangan Mat Yasin polisi menyita sembilan paket kecil sabu seberat lima gram dan uang Rp 2 juta dari hasil penjualannya yang ditaruh di tas kecil
Dari penangkapan Fauzi dan Mat Yasin, polisi terus membongkar mata rantai jaringan narkoba. Sampai akhirnya, Mat Yasin mengaku memperoleh narkoba dari M Ismu, warga Jalan Mengkudu RT 06/11, Lagoa, Koja, Jakarta Utara.
M Ismu diketahui pemasok sabu tersebut. "M Ismu tak berkutik saat dirinya ditangkap tengah beristirahat di rumahnya. Kami menggeledah rumah itu dan ternyata ditemukan sabu seberat 20 gram yang disembunyikan di DVD Player," ujarnya.
Tak hanya sabu, pihaknya juga menyita sejumlah uang Rp 5 juta dari hasil penjualan pelaku dan 7 handphone. M Ismu sendiri masuk dalam Daftar Pencaharian Orang (DPO).
"Pelaku ini DPO kami dari penangkapan tersangka sebelumnya. Sering berpindah-pindah tempat untuk mengelabui polisi. Dan hasil pemeriksaan pelaku (M Ismu), dia mendapatkan sabu itu dari seorang pria asal Aceh yang dikenal lewat temannya yang tinggal di Kawasan Koja. M Ismu juga mengaku baru 6 bulan mengedarkan sabu," paparnya.
Frans mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus ini, terkait pria asal Aceh yang kerap disebut-sebut M Ismu.
"Ini masih dalam pengembangan kami. Tak hanya itu, dari pengakuan Ismu sendiri pelaku asal Aceh yang diketahui bandar besarnya sedang pulang kampung Aceh. Kami bakal terus selidiki kasus ini," tutup Frans. (Panji Baskhara Ramadhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150802-pengedar-sabu-sabu_20150802_102134.jpg)