Breaking News:

Mahasiswa Tewas di Danau UI

Ternyata, Pembunuh Akseyna Berada di Zona Nyaman

Polisi harus berani dan mentersangkakan saja pelakunya dengan barang bukti yang ada, kata Adrianus.

depoklik.com
Akseyna Ahad Dori. 

WARTA KOTA, DEPOK - Pakar Kriminologi yang juga Guru Besar FISIP Universitas Indonesia (UI) Profesor Adrianus Eliasta Meliala menilai pelaku pembunuhan Akseyna Ahad Dori (18) alias Ace, mahasiswa Biologi UI yang tewas di Danau Kenanga UI, saat ini berada dalam comfort zone atau zona nyaman di kelompoknya atau komunitasnya.

Karenanya, kata Adrianus, pelaku merasa sangat terlindungi secara moril walau secara sadar terkait dalam kasus ini.

"Keberadaan dia di kelompoknya sangat membantu dia terhindar dari kasus ini. Secara moril dia sangat aman sehingga merasa nyaman di kelompoknya," kata Adrianus, kepada Warta Kota, Rabu (29/7).

Apalagi kata dia polisi masih berkutat mencari barang bukti atau alat bukti utama, sekalipun penyelidikan atas siapa pembunuh Akseyna sudah mengarah ke seseorang.

"Ini yang membuat pengungkapan kasus cukup lama. Saya merasa pendalaman polisi sudah sampai titik akhir," kata Adrianus.

Adrianus menjelaskan polisi memiliki cukup banyak alat bukti dan barang bukti yang menunjukkan Akseyna dibunuh.

Namun barang bukti yang menunjukkan bahwa orang itu adalah pelakunya tidak ada.

"Semua barang bukti saling terkait. Namun barang bukti utama, yang membuat pelaku tak bisa mengelak, belum didapat," katanya.

Karenanya agar pengungkapan kasus lebih cepat dan semuanya terkuak jelas, Adrianus menilai polisi harus melakukan langkah berani. Yakni dengan segera mentersangkakan pelaku yang diduga pembunuh Akseyna itu.

"Polisi harus berani dan mentersangkakan saja pelakunya dengan barang bukti yang ada," kata Adrianus.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved