Kamis, 11 Juni 2026

Kicauan Ayah Jibril Seputar Kematian Akseyna

Ayah Ahmad Jibril, Nanang Jamaludin akhirnya berkicau di Twitter soal kematian Akseyna.

Tayang:
Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, SEMANGGI-Ayah Ahmad Jibril, Nanang Jamaludin akhirnya berkicau di Twitter soal kematian Akseyna. Jibril adalah sahabat Akseyna, mahasiswa UI yang ditemukan tewas tenggelam di Danau UI.

Nanang yang bercuit menggunakan akun Twitter @AA_Nanang mengungkap beberapa fakta yang menggiring pembawanya berpikir Akseyna bunuh diri. Ia berkicau pada Selasa (21/7/2015) dan sebagian besar pengguna Twitter mencaci kicauannya.

Dia berkicau sebanyak 41 kali yang menceritakan kedekatan Jibril dan Akseyna, lalu hubungan akseyna dengan Ayahnya, serta fakta-fakta yang menunjukkan Akseyna bunuh diri. Dia memberi nomor urut kicauannya itu dari 1 sampai 41.

Fakta Akseyna bunuh diri pertama ditulis Nanang di kicauan yang diberi nomor urut 14. Nanang berkicau bahwa Akseyna tak pernah mau menjawab telepon dari ayahnya. Tapi selain ayahnya yang menelepon, pasti dijawab.

Begini bunyi kicauannya : '14. Taukah anda #Akseyna tdk pernah mau jawab telpon ketika ayahnya nelpon, selain ayahnya yg nelpon pasti dijawab'.

Fakta Akseyna bunuh diri kedua, ada di kicauan bernomor urut 15,16, dan 17. Nanang berkicau Akseyna pernah bercerita ke Jibril bahwa Akseyna seperti tak punya tujuan hidup. Sebab yang diperolehnya saat ini bukan atas kemauannya sendiri. Bahkan Akseyna pernah cerita Dia bingung setelah kuliah mau kemana.

Selanjutnya fakta Akseyna bunuh diri ke-3 ada di kicauan bernomor urut 18. Nanang berkicau Akseyna pernah cerita ke teman-temannya bahwa mesti ada kejadian besar agar ada perubahan.

Begini bunyi kicauannya : 18. #Akseyna ada bicara dg temen2nya 'harus ada kejadian besar ni, biar ada perubahan.'

Selanjutnya, fakta Akseyna bunuh diri ke - 4 ada di kicauan bernomor urut 19, 20, dan 21. Nanang berkicau Akseyna menulis cerita fiksi berjudul 'GHOS BOY' dimana menceritakan seorang anak yang tak punya tujuan hidup, lalu memilih mengakhiri hidupnya dengan cara menenggelamkan diri di danau.

Sementara itu, Ahmad Jibril membenarkan akun Twitter @Aa_Nanang itu benar milik ayahnya, Nanang Jamaludin.

"Iya, benar itu akun twitter itu milik ayah saya," tulis Jibril dalam pesan singkatnya kepada Wartakotalive.com, Kamis (23/7/2015) malam.

Dalam kasus ini Jibril memang tersudut sejak awal. Dia rekan dekat Akseyna yang datang dan masuk ke kamar kos Akseyna, bahkan menginap usai jenazah Akseyna ditemukan mengambang di Danau Kenanga UI. Namun ketika Jibril datang dan menginap, Jenazah itu belum teridentifikasi sebagai Akseyna.

Akseyna Ahad Dori (18), mahasiswa Progdi Biologi Fakultas MIPA UI yang ditemukan tewas mengambang di Danau Kenanga UI pada Kamis (26/3/2015). Dia ditemukan dengan batu seberat 14 kilogram yang ditaruh di dalam tas dan menempel di mayat Akseyna.

Polisi sempat bingung menentukan Akseyna dibunuh atau bunuh diri, namun akhirnya Polisi menentukan Akseyna dibunuh, tapi sampai kini, 4 bulan usai Akseyna tewas, Polisi kebingungan menentukan siapa pembunuhnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved